Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

KH Hasyim Muzadi Tokoh Perekat Bangsa

17 Mar 2017 // 07:19 // HEADLINE, KERUKUNAN

c5329fc0-cc2f-4b15-b751-0c1c690c4434_43

JAKARTA (suarakawan.com) – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia periode 2007-2012 M Natsir Zubaidi mengatakan almarhum KH Hasyim Muzadi merupakan seorang tokoh yang merekatkan umat dan bangsa karena menjadi “Jembatan Pemahaman” di tengah masyarakat.

“KH Hasyim Muzadi tokoh the Brigde of Understanding untuk umat dan bangsa,” kata Natsir lewat siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (17/3).

KH Hasyim Muzadi wafat di kediamannya di Kompleks Pesantren Mahasiswa Al Hikam Jalan Cengger Ayam Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (16/3) pagi, sehari setelah dijenguk Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, KH Hasyim memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik di kalangan umat beragama baik untuk internal Islam maupun eksternal, bahkan antarbangsa.

Dia mengatakan Hasyim yang merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden juga merupakan sosok yang memiliki wawasan luas.

Natsir mengatakan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu memiliki kadar keilmuan yang baik dalam bidang agama. Dari keilmuannya itu, Hasyim memiliki pemikiran yang dapat dijadikan contoh teladan karena komitmennya terhadap umat dan bangsa.

“Beliau memiliki wawasan pendekatan agama yang utuh untuk umat dan bangsa. Kiai Hasyim konsisten dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah, kata dia. (ant/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini