Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Cerita Sri Bintang Pamungkas tentang KGP

21 Jun 2017 // 22:55 // OPINI

Mei lalu mendengar Ki Gendeng Pamungkas ditangkap. Sejak itu, aku sudah ingin menengoknya. Tapi tidak jelas di mana ditahan, di samping kesibukanku sendiri mencermati situasi kacau di Republik ini.

Akhirnya baru tadi bisa bertemu di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. KGP tinggal di bekas kamarku, Sel Nomer 9. Dia kelihatan sehat dan gagah dan gembira. Aku mengenal cukup lama. KGP mengaku sudah memakai kaos kontroversinya sejak 1970an. Dengan kaos-kaos rancangannya itu, dia tidak bermaksud membenci etnis tertentu, kecuali sebagai peringatan bagi mereka bahwa mereka bukan Bangsa Indobesia…bahwa nereka pendatang…bahwa mereka tamu yang harus bertindak sopan kepada Orang Indonesia Asli.

“Saya menyapa Cina-cina yang menjadi tetangga saya di Bogor dan saya kenal…saya makan di restoran dan warung mereka, dan tetap bayar… Mereka tahu saya dan kaos-kaos yang selalu saya pakai…gak ada rasa permusuhan atau saling pelotot…Tiba-tiba menjadi aneh, puluhan Polisi Jakarta menangkap saya! Di jaman SBY baik-baik saja.. ”

“Pasti ada yang melaporkan, Bung!”, sahutku.

Rupanya KGP baru diperiksa sekali oleh Penyidik jawabannya dalam BAP seperti di atas. Rumahnya pun digeledah, yang diambil hanya kaos-kaosnya yang macam-macam itu. Padahal Budayawan itu adalah Penyanyi dan Penggubah lagu. Aku sering melihat konser-konsernya di Pojok-pojok Kota Bogor. Suaranya mirip Tom Jones. Ketika aku ngepos tiga bulan di depan Gerbang DPR/MPR dari Desember 2009 sampai Maret 2010, disket KGP sempat ikut menghiburku.

Kejati Jakarta menolak perkaranya dibawa ke Jakarta….karena KGP orang Bogor dan ditangkap di Bogor… Tak ada TKP kecuali Bogor. KGP dituduh dengan Pasal SARA, Pasal 156/KUHP. Bapak lima anak berusia 70 tahun ini memang lebih nyaman diproses di Bogor, karena dekat dengan dokter keluarganya yang sewaktu-waktu dikontaknya. “Dua yang paling kecil kembar dan masih kuliah,” katanya.

KGP juga bercerita, bahwa semalam ada Ustad Al Khattat dan Alfian Tanjung dipindah dari Mako Brimob ke Rutan PJM. Mereka menempati sel di sebelah selnya, Sel Nomer 7. Mereka belum bisa menemui tamu… katanya diisolasi 24 jam. Aku mencoba tanyakan kepada penjaga, Polisi-polisi yang pernah menjadi teman dan menjagaku selama 102 hari, tapi mereka mengaku tidak tahu…

@SBP

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini