Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kereta Semi Cepat Surabaya-Jakarta Dimulai 2018

08 Oct 2017 // 13:16 // EKONOMI, HEADLINE

1706-kereta-tercepat-01i

SUMENEP (suarakawan.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan proyek penyediaan lahan kerata api semi cepat Jakarta Surabaya bisa dimulai tahun 2018. Proyek tersebut diklaim akan dibangun dengan cepat dan murah sekaligus bisa menyelesaikan banyak hal seperti 800 perlintasan sebidang di Jakarta-Surabaya.

“Perkiraan kebutuhan investasi untuk proyek itu sekitar Rp60 triliun, termasuk sekitar Rp20 triliun untuk pengurusan 800 perlintasan sebidang kereta api Jakarta-Surabaya,” kata Budi di Bandara Trunojoyo, Sumenep, Jawa Timur, Minggu (8/10). “Jumlah tersebut ada penurunan dari jumlah sebelumnya Rp 60 triliun.”

Berdasarkan hasil diskusi terakhir dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya yang menggunakan jalur eksisting bisa dimulai 2018. Selain itu, prediksi Kementerian Perhubungan untuk Jakarta-Semarang bisa dikerjakan dalam dua tahun, termasuk elektrifikasi di jalur rel ganda yang sudah ada. “Kemudian, Semarang-Surabaya dua tahun berikutnya,” katanya

Lebih lanjut Budi mengatakan akan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat khusus untuk pekerjaan lintas sebidang kereta api baik berupa jalan bawah jembatan atau jalan layang. “Kita akan sharing dengan Kementerian PUPR untuk urusan lintas sebidang ini karena PUPR juga berkepentingan, ” katanya.

“Perkiraan awal untuk per lintas sebidang Rp25 miliar atau sekitar Rp20 triliun untuk 800 lintas sebidang Jakarta-Surabaya dengan lama pembangunan bisa dicicil hingga lima tahun atau lebih,” demikian Budi Karya Sumadi.

Menurut Budi, jika proyek ini selesai dengan cepat, jarak tempuh antara Jakarta-Surabaya akan hanya akan memakan waktu lima jam. “Untuk sementara Jepang, sanggupnya maksimum 120 km/jam,” katanya mengenai kecepatan kereta dalam proyek tersebut.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini