Kerajaan Saudi Bebaskan 316 Tahanan Indonesia

Tidak ada komentar 14 views

JAKARTA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membebaskan 316 warga Indonesia yang ditahan di sana. ”Jumlah itu adalah seluruh tahanan warga Indonesia yang tersebar di 12 provinsi di Saudi,” kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar dalam wawancara melalui telekonferensi di kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, Minggu, (17/4).

Para tahanan yang dibebaskan, antara lain, di provinsi Riyadh sebanyak 212 orang; Gazim (4 orang); Aljouf (7 orang); Wilayah Timur (32 orang); Hail (5 orang); Madinah (23 orang); Perbatasan Utara (4 orang); Asier (5 orang); Jeddah (14 orang); Makkah (8 orang); Najran (1 orang); dan Tabuk (1 orang).

Dalam telekonferensi itu, Patrialis menyampaikan hasil negosiasi antara delegasi pemerintah Indonesia dengan pemerintah kerajaan Arab Saudi yang digelar pada Rabu lalu. Delegasi pemerintah Indonesia dipimpin oleh Patrialis, beranggotakan Direktur Jenderal Imigrasi Bambang Irawan, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Aidir Amin Daud, dan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Gatot Abdullan Mansyur. Rombongan berada di Saudi pada 10 hingga 18 April 2011, juga melakukan kunjungan kerja di negeri itu.

Rombongan bertemu dengan pemerintah Arab Saudi yang diwakili Menteri Kehakiman Muhammad bin Abdul Karim Al Isya, Wakil Ketua Komisi Hak Asasi Manusia Zaid bin Abdul Muhsin al Husain, dan Pejabat setingkat menteri di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi atau Deputi Mendagri Ahmed M. al Salem

Patrialis menuturkan, kasus terhadap 316 tahanan itu bermacam-macam dan dengan masa hukuman bervariasi antara 3 hingga 12 tahun. ”Ada yang merampok, mencuri, mencopet, dan melakukan perbuatan sihir. Kecuali pembunuhan dengan ancaman hukuman mati,” kata dia.

Namun, menurut Patrialis, para tahanan itu belum termasuk 23 warga Indonesia yang divonis hukuman mati oleh pengadilan di Arab Saudi. ”Untuk WNI yang divonis mati, pemerintah Saudi masih melakukan kajian ulang,” katanya.

Patrialis menambahkan, awalnya pemerintah mengusahakan pembebasan 78 tahanan saja. Namun, setelah negosiasi, pemerintah Saudi justru membebaskan 316 tahanan tanpa kecuali. Sebagian besar dari tahanan yang dibebaskan adalah tenaga kerja. Patrialis mengatakan, pihak Kementerian pada awalnya ingin membawa mereka pulang sebagian, namun tidak semudah itu. ”Sekarang masih proses pemenuhan administrasi, nanti akan ada satu sidang secara khusus untuk membebaskan tahanan-tahanan itu,” kata Patrialis.

Turut hadir bersama wartawan dalam telekonferensi itu adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Abdul Bari Azed dan Direktur Jenderal Perundang-undangan. Telekonferensi ditayangkan melalui tiga unit televisi layar datar yang dipajang berjajar di selasar. (ti/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kerajaan Saudi Bebaskan 316 Tahanan Indonesia"