Kepercayaan Komisi X DPR RI ke Menpora Sudah Luntur

bola

SURABAYA (suarakawan.com) – Pasca penolakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bertemu dengan PSSI pimpinan La Nyalla Mattaliti, membuat kepercayaan Komisi X DPR RI terhadap menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu luntur.

“Menpora sudah tiga kali mengingkari keputusan rapat. Jadi, kepercayaan ini yang sulit dipegang,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam kepada wartawan di Surabaya, pekan lalu.

Tak hanya mengingkari keputusan rapat, Ridwan Hisjam menyebut Imam Nahrawi juga berani melanggar keputusan jumlah peserta Kompetisi Indonesia Super League (ISL) sebanyak 18 klub. Dimana, keputusan itu ditandatangani Ketua Umum BOPI, ketua umum PSSI dan Direktur PT Liga.

“Saya sendiri sebagai saksi ikut tanda tangan. Bayangkan, orang teken saja itu dilanggar. Ini yang sudah bikin pakta integritas, apalagi cuma rapat-rapat. Perlu diketahui, rapat kerja itu adalah mengikat. Sesuai dengan amanah UU No 17 tahun 2014 tentang MD3 yang disepakati mengikat untuk dilaksanakan,” paparnya.

Lantaran tiga kali Menpora tidak melaksanakan keputusan rapat, Komisi X tidak mau kejadian serupa terjadi yang keempat kalinya. Sebab, pihaknya khawatir membikin gaduh permasalahan. Apalagi di bulan puasa.

“Komisi X mengalah saja dan membatalkan rapat dengan Menpora. Setelah itu, kita minta Menpora segera melaksanakan tetap, karena kemarin rapat tanggal 10 Juni itu meminta Menpora untuk bertemu dengan PSSI paling lambat tanggal 23 Juni dan melakukan aksi ke FIFA untuk menarik suspen,” ujarnya.

Sejauh ini, Komisi X tetap pada komitmennya untuk meminta Menpora bertemu dengan PSSI pimpinan La Nyalla Mattaliti. Pertemuan dengan PSSI diyakin akan dapat menyelesaikan konflik dan Menpora bisa mencabut surat pembekuan kepada PSSI.

Jika pertemuan dengan PSSI sudah dilaksanakan, Komisi X siap bertemu lagi dengan Menpora. Sebaliknya, kalau pertemuan itu tidak dilaksanakan sampai dengan batas pemerintah dan DPR RI membahas anggaran 14 Agustus Presiden akan membacakan nota keuangan anggaran Tahun 2016, maka Komisi X akan meninjau anggaran 2016 Kemenpora.

“Setelah itu DPR membahas anggaran yang diajukan Presiden dan dibagi sesuai dengan Komisi masing-masing dan Pemerintahan bersama mitra-mitranya. Kalau kita ketemu dalam suasana tiga kali pertemuan yang tidak sinkron otomatis kita terbawa dengan masalah-masalah itu,” jelasnya. (Bng/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kepercayaan Komisi X DPR RI ke Menpora Sudah Luntur"