KEMI Anggap Pancasila Sangat Islami

Tidak ada komentar 21 views

Peserta Sarasehan KEMI

JAKARTA (suarakawan.com)-Kontroversi esksistensi Negara Islam Indonesia (NII), baik sebagai gerakan ideologi maupun sebagai gagasan menunjukkan bahwa Negara Islam masih menjadi mimpi sebagian dari masyarakat Islam Indonesia.

Padahal banyak pihak menyangsikan substansi dan relevansi gagasan negara Islam bagi Indonesia karena ketidakmungkinan konsep itu sendiri diwujudkan dalam suatu konstitusi.

Dengan kata lain, cita cita negara Islam itu masih merupakan suatu ilusi, sebagaimana yang disebut oleh almarhum mantan presiden RI K.H Abdurrahman wahid.

Disisi yang lain, Pancasila sebagai sebuah ideologi dapat diterima oleh semua golongan, baik yang mayoritas maupun minoritas di Indonesia. Bahkan bagi umat Islam, Pancasila diakui sebagai ideologi Islam atau doktrin kenegaraan Islam di Indonesia.

“Jika hal itu disetujui maka perdebatan usai karena tak perlu lagi mendirikan negara Islam atau menjadikan Indonesia sebagai negara Islam karena pancasila sudah Islami,” papar M. Dawam Rahardjo, Dewan Pengarah Komunitas Epistemik Muslim Indonesia (KEMI).

Hal tersebut diatas disampaikan Dawam dalam diskusi publik bertajuk Negara Islam vs Negara Pancasila di Gedung Juang Jakarta jalan menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/05).

Tantangannya, lanjut Dawam adalah Pancasila sebagai ideologi yang gagasan intinya adalah paham kebangsaan dan kedaulatan rakyat oleh Abu Bakar Baasyir diposisikan sebagai paham syirik yang menyekutukan prinsip kedaulatan Tuhan dengan Kedaulatan Rakyat. (iza/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KEMI Anggap Pancasila Sangat Islami"