Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kemenhub Ungkap Delapan Titik Kepadatan Arus Mudik

24 Jun 2017 // 21:44 // HEADLINE, NASIONAL, PERISTIWA

mudik (1)

JAKARTA (suarakawan.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, setidaknya terdapat delapan titik kepadatan arus mudik yang terjadi pada H-2 Lebaran (kemarin, 23/6).

Direktur Bandar Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Bintang Hidayat menjabarkan, sebanyak lima kepadatan terjadi di ruas transportasi darat, dua di ruas transporasi udara, dan satu di ruas transportasi laut.

“Jadi, masing-masing lini ada kepadatan yang masuk ke laporan kami. Tapi semuanya sudah diselesaikan, langsung ada penindakan cepat,” ujar Bintang yang juga menjabat sebagai Kepala Harian Posko Mudik Lebaran 2017 di kantornya, Sabtu (24/6).

Kepadatan di ruas darat menurut dia, terjadi di jalur arteri Cibitung-Cikarang sepanjang lima kilometer karena kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina (Persero) yang mogok, kepadatan di jalur Batang-Semarang sepanjang empat kilometer karena peningkatan volume kendaraan, dan kepadatan di jalur Nagrek arah Limbangan. Selain itu, kepadatan juga terjadi pada ruas tol Jakarta-Cikampek ke arah Timur mulai dari KM 19 sampai KM 57 dan ruas tol Palimanan KM 197 sampai KM 207.

“Karena rata-rata ada kepadatan volume, maka diberlakukan sistem buka tutup jalan untuk beberapa jalur,” tutur Bintang.

Sementara itu, dua kepadatan di ruas transportasi udara, terjadi di area check-in Terminal 1C Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten dan area check-in Bandar Udara Hasanuddin, Makassar. Ia bilang, kebanyakan penumpang masuk lebih awal, sekitar tiga sampai empat jam sebelum keberangkatan, sehingga area tersebut lebih padat dan berimbas ke terminal keberangkatan.

“Makanya kami himbau penumpang agar masuk sesuai dengan jadwalnya. Jangan terlalu cepat juga karena bisa semuanya menumpuk di terminal tersebut,” katanya.

Kepadatan juga terjadi pada transportasi laut, yakni pada jalur KR4 Pelabuhan Gilimanuk sepanjang satu kilometer.

“Untuk hal ini, kami langsung alihkan beberapa bus dan truk pick-up ke jalur yang relatif lenggang,” imbuhnya.(cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini