Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kemenhub Bakal Batasi Taksi Online, Ini Alasannya

17 Feb 2017 // 21:35 // EKONOMI, HEADLINE

images

JAKARTA (suarakawan.com) -Kementerian Perhubungan akan mengatur keberadaan transportasi berbasis aplikasi online yang kian bertambah banyak. Keadaan ini dinilai dapat merugikan transportasi konvensional yang masih beroperasi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Pudji Hartanto mengatakan pihaknya akan mengatur jumlah taksi online yang menjamur di jalan raya. Tujuannya, supaya tidak membunuh pengemudi dan pelaku bisnis secara perlahan.

“Kemudian sekarang banyak yang gabung (transportasi online). Akhirnya, akan berkurang pendapatannya (transportasi konvensional), ini akan terus berlangsung bila tidak diatur,” ujar Pudji di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (17/2).

Pudji menambahkan, apabila tidak dilakukan pengaturan terhadap hal tersebut dan dibiarkan secara terus menerus diperkirakan kerugian akan menyasar dua pihak. Selain pengemudi, pihak yang akan dirugikan dan berpotensi gulung tikar adalah pelaku bisnis.

“Kerugian bagi pengusaha lalu pengemudi. Kerugian bagi para pengusaha itu sendiri yang akhirnya jadi kolaps,” tegasnya.

Untuk itu, Kemenhub akan melakukan pengaturan bagaimana kedua transportasi tersebut dapat sama-sama memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita pertimbangkan hal itu ada pengaturan, kita serahkan ke Pemda supaya ada kenyamanan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini