Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kemenag: Hari Raya Idul Adha Jatuh pada 1 September 2017

22 Aug 2017 // 20:54 // Berita & Suara Haji, HAJI, HEADLINE

rukyat

JAKARTA (suarakawan.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1438 H jatuh pada Rabu, 23 Agustus 2017. Sehingga dapat dipastikan bahwa Hari Raya Idul Adha 2017 jatuh pada Jumat, 1 September 2017.

Kepastian ini merujuk pada hasil sidang isbat awal Zulhijjah 1438 H yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Selasa (22/8).

“Sudah kami tentukan bahwa tanggal 1 Zulhijjah jatuh pada Rabu, 23 Agustus 2017. Maka, dapat dipastikan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh 10 hari dari besok. Pada 1 September 2017,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam.

Berdasarkan laporan hasil pengamatan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, posisi hilal telah terlihat di sejumlah titik lokasi Rukyatul Hilal awal Zulhijjah 1438 H.

Sejumlah titik pantau antara lain berada di Pantai Lageun Aceh Jaya, Bukit Cermin, Kepulauan Riau, Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lantai 7, Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu (Sukabumi), Bosscha Lembang, Mercusuar Anyer.

Sidang isbat awal Zulhijjah 1438 H hari ini diawali dengan paparan posisi hilal awal bulan Zulhijjah 1438H oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya.

Turut hadir dalam sidang isbat hari ini Duta Besar negara-negara sahabat, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hadir pula perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.(cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini