Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kelebihan Pasokan Listrik, PLN Bakal Tambah Daya

15 Nov 2017 // 08:14 // EKONOMI, HEADLINE

ilustrasi pln

JAKARTA (suarakawan.com) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) sedang menggodok penyederhanaan golongan pelanggan rumah tangga, yang diikuti dengan penambahan daya listrik?. Hal ini bertujuan untuk menyerap pasokan listrik yang berlebih.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, program kelistrikan 35 ribu megawatt (MW) dan penyelesaian program percepatan kelistrikan (Fast Track Program/ FTP) mendorong tambahan pasokan listrik Indonesia mencapai 40 ribu MW.

“Paling kurang ada pertambahan sebesar 40 ribu MW. Jadi dari 35 ribu MW program pemerintah yang sekarang ditambah dengan yang eks FTP 1, 2 yang diselesaikan. Kurang lebih 40 ribu,” kata Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (14/11).

?Jonan mengungkapkan, penambahan pasokan listrik tersebut harus diimbangi dengan penyerapan konsumsi. Hal itu dengan mendorong masyarakat menikmati listrik lebih banyak sehingga menaikkan daya listrik.

“Begini, 40 ribu ini listrik mau ditujukan untuk ke siapa saja? Apakah hanya untuk industri atau perusahaan besar? Atau untuk dunia usaha saja? Kan bukan untuk masyarakat saja. Untuk masyarakat pengguna semuanya. Makanya ini kita naikkan dayanya, supaya masyarakat juga kalau ingin menikmati listrik lebih banyak, bisa,” papar dia.

Jonan menuturkan, sebelum rencana tersebut diterapkan, PLN akan membuat diskusi, melakukan sosialisasi, dan meminta tanggapan masyarakat dengan membuka polling atau pemungutan suara.

“Begini ya, nanti saya sudah minta PLN untuk buat FGD dan buat survei. Secara online mungkin menggunakan juga portal-portal yang komersial, mudah-mudahan dalam 1-2 minggu ini selesai. Nanti biar PLN menjelaskan tanggapan masyarakat dulu bagaimana,” jelas dia.

?Jonan menegaskan, tidak ada kenaikan tarif jika penyederhanaan golongan pelanggan, yang diikuti dengan penambahan daya listrik diterapkan. PLN juga akan menanggung biaya penambahan daya sehingga masyarakat tidak terbebani.

“Jadi peningkatan daya enggak kena biaya apa-apa. Kalau dulukan peningkatan daya mintanya agak lama, bayarnya juga mahal biasanya, dan sebagainya. Tinggilah mungkin Rp 800 ribu hingga jutaan rupiah tergantung kapasitas, sekarang enggak lagi,” tutur Jonan. (lp6/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini