Kekerasan Antar Agama Terus Berlangsung di Mesir

KAIRO(suarakawan.com)-Sebuah massa yang marah menyerang sebuah kelompok Kristen yang tengah berdemo menuntut tindakan drastis untuk menetralkan ketegangan  agama ditengah lonjakan kekerasan.  Serangan ini mengakibatkan 65 orang cedera.

Para  demonstran Kristen telah melakukan aksi duduk di luar gedung televisi  negara di Kairo selama hampir satu minggu setelah bentrokan  mematikan antara Kristen-Muslim  yang mengakibatkan sebuah gereja dibakar dan 15 orang  tewas.

Lebih dari 100 orang  bergegas menyerbu ke arah demonstran yang duduk dengan melemparkan batu dan bom api dari sebuah  jembatan terhadap beberapa ratus pengunjuk rasa yang tidur di  daerah tersebut.  Bahkan kendaraan demonstran juga turut dibakar.

Polisi dan pasukan tentara menembakkan peluru di udara untuk membubarkan kerumunan.

Pejabat  keamanan mengatakan para penyerang telah kembali untuk  membalas sebuah perkelahian sebelumnya dengan para pemrotes yang  mencegah pengendara motor dari melewati daerah tersebut. Perkelahian pun terjadi, dan pengendara menembakkan peluru kosong. Para pengunjuk rasa mengejar pengendara mobil dan
memukulinya.

Marc  Mino, seorang penyelenggara protes, mengatakan kepada televisi  pemerintah bahwa  pengemudi tersebut yang telah memprovokasi para  pengunjuk rasa.

Petugas medis mengatakan 65 orang luka-luka dalam huru-hara hari Minggu, dua dalam kondisi kritis. Para pejabat keamanan mengatakan hampir 50 dari provokator kerusuhan ditangkap. (ap/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *