Kejar Setoran Jadi Pemicu Laka Bus

Tidak ada komentar 8 views

SURABAYA (suarakawan.com) Kecelekaan bus sering kali terjadi berbagai daerah Bukan disebabkan oleh jalan atau rambu – rambu lalu lintas tetapi pengemudi sering emosi untuk mengejar setoran Hal ini ditegaskan oleh Sugiri, salah satu sopir Bus Pelita Emas jurusan Malang-Sumenep.

Sugiri menjelaskan, sopir saat ini serba salah. Sebab, dalam waktu yang sudah ditetapkan aturan dari terminal, bus yang dikemudikan harus tiba sebelum jadwal yang ditetapkan. Sementara dari pihak PO sendiri, sopir ditargertkan untuk mendapatkan uang sesuai aturan.

“Bayangkan saja, misalkan sehari kita ditarget haru setor 500 ribu rupiah. Tapi kita juga dikejar waktu oleh terminal. Kalau sampai telat, kita nggak bisa berangkat lagi. Nah, kalau uangnya nggak sesuai target, besoknya harus melunasi. Kalau besok nggak target lagi, kita dipecat.” Ujar Sugiri saat ditemui mengantri di Pelabuhan Ujung Surabaya. (16/02)

Hal senada juga dikatakan Hari selaku sopir Bus Akas. Bahwa saat ini banyak sopir yang tidak bisa penuhi target. Hal dikarenakan jumlah penumpang bus. Itu sebab para sopir harus berburu penumpang dengan main serobot.

Hal, berbeda dikatakan Nandar, selaku kernet bus. Ia mengatakan memang selain dikejar target, terkadang emosional sopir tidak bisa diredam.

“Sopir itu cepat emosi. Kalau disalip angutan lain, kadang nggak terima. Pengennya nyalip lagi. Makanya, kalau saya selalu bantu sopir untuk meredahkan emosinya.” Ujar Nandar.

Nandar mengatakan, bahwa keselamatan bus bukan hanya dari sopir saja, namun kernet juga berperan karena tugas kernet adalah membantu sopir untuk mencari jalan juga. (Bs/jto)

keterangan foto : Bus Akas saat diterminal ujung (bs)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kejar Setoran Jadi Pemicu Laka Bus"