Kecilnya Debit Air Sulitkan PMK Padamkan Api

1 komentar 18 views

SURABAYA – Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya mengaku kesulitan memadamkan api kebakaran gudang kertas dan percetakan CV. Diamond Printing di jalan Kedung Cowek nomor 167, Surabaya, Minggu (27/3) siang.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Ari Bekti Siswanto kepada suarakawan.com mengatakan debit air di sekitar lokasi kebakaran dan minimnya persediaan air di Pos PMK Tambak Rejo menjadi penyebab sulitnya PMK memadamkan api di gudang tersebut yang dipenuhi dengan bahan-bahan mudah terbakar, seperti tinta dan kertas.

“Debit air di Pos PMK Tambak Rejo dan disekitar lokasi sedikit. Gak mungkin kami menggunakan PDAM”, ujar Ari.

Selain itu, kata Ari, banyak warga yang melihat lokasi kebakaran dan mobil-mobil yang melintas, juga menyulitkan proses lalu lalang mobil PMK menuju kelokasi.

Polsek Kenjeran dibantu Polrestabes Surabaya pun mengamankan lokasi kebakaran, agar proses pemadaman bisa berlangsung dengan cepat.

Pantuan suarakawan.com, 10 unit mobil PMK, diantaranya dari Pasar Turi dan Bulak telah berhasil melokalisir api menjelang pukul 16.00 WIB. Namun petugas PMK masih melakukan pembasahan di bagian belakang gudang produksi milik Dani Guntoro.

Luas bangunan 30 x 100 meter ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian gudang produksi dan gudang kertas. Dan api telah meludeskan gudang produksi sejak pukul 13.30 WIB.

Salah satu karyawan CV. Diamond Printing terpaksa dirawat telapak kakinya oleh petugas PMI Surabaya karena mencoba nekad masuk kedalam lokasi kebakaran untuk mengambil dokumen-dokumen penting. (dp/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Kecilnya Debit Air Sulitkan PMK Padamkan Api"