Kecelakaan Bus di Palestina, 8 Orang Meninggal

TEPI BARAT (suarakawan.com) – Sedikitnya delapan anak Palestina meninggal akibat tabrakan antara bus sekolah dan truk Israel di Tepi Barat, Kamis (16/02) pagi waktu setempat.

Seperti dilansir BBC, kepolisian Israel mengatakan bus tersebut sedang membawa sekitar 50 anak dan beberapa di antara mereka masih berusia lima tahun. Bus tersebut akan menuju ke Ramallah dari sebuah sekolah di Anata, Tepi Barat.

Sekitar 30 lainnya cedera namun jumlah korban jiwa diperkirakan masih akan bertambah. Seluruh korban yang menderita luka sudah mendapat perawatan di rumah sakit.

Petugas rumah sakit di Ramallah mengatakan banyak korban menderita luka bakar.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, sudah menetapkan masa berduka selama tiga hari dengan pengibaran bendera setengah tiang.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengungkapkan kesedihan atas insiden tersebut.

Polisi juga menegaskan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan dalam kecelakaan itu. Supir truk -yang merupakan warga Israel keturunan Arab- kehilangan kendali atas truknya akibat jalanan licin karena hujan lebat.

Wartawan BBC di Jerusalam, Jon Donnison, melaporkan kondisi jalanan di kawasan itu memang amat berbahaya setelah hujan lebat sepanjang jalan.(BBC/din/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kecelakaan Bus di Palestina, 8 Orang Meninggal"