Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kebakaran di Suramadu, BBPJN VIII: Kami Harus Bongkar

24 Sep 2017 // 07:12 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

suramadu

SURABAYA (suarakawan.com) – Petugas pekerjaan umum dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII menyatakan harus membongkar Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) pada bagian yang terbakar untuk menyelidiki penyebab peristiwa naas itu.

“Penyelidikan ini penting untuk kemudian memperbaiki kerusakan akibat kebakaran,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Sistem Monitoring Kehandalan Struktur Suramadu BBPJN VIII Aditya Kusumadinata saat dikonfirmasi di lokasi kebakaran, Minggu dini hari.

Kebakaran terjadi pada sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu, bersumber dari bagian bawah Jembatan pada titik 2,6 kilometer, atau sekitar 200 meter sebelum bentang tengah Jembatan Suramadu dari arah Surabaya, pada sisi jalur kendaraan roda dua.

“Bagian bawah jembatan yang terbakar ini adalah jaringan utilitas Suramadu, salah satunya terdapat jaringan listrik,” katanya.

Sumber api di bawah jembatan tersebut telah merambat sepanjang kira-kira 100 meter pada jalur kendaraan roda dua.

Sejak Sabtu sore Dinas Pemadam Kebakaran dari Pemerintah Kota Surabaya tampak telah mengerahkan sekitar tujuh unit mobil kebakaran.

Hingga pukul 24.00 WIB asap masih tampak mengepul dari bagian bawah jembatan.

“Kita harus membongkar balok-balok pada ruas jalan kendaraan roda dua ini sekaligus untuk memastikan pemadaman api,” katanya.

Pembongkaran balok-balok pada ruas jalan di atas Selat Madura tersebut menggunakan alat berupa crane milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Petugas PLN tiba di lokasi membawa peralatan crane sekira pukul 22.00 WIB, dan langsung melakukan pembongkaran.

Mereka melakukan pembongkaran balok-balok pada ruas jalan jalur kendaraan roda dua Jembatan Suramadu itu hingga Minggu dinihari masih berlangsung.

“Saat sudah selesai dibongkar nanti kami baru bisa memberi penjelasan penyebab kebakaran dan kerusakannya apa saja,” tuturnya.

Dia memastikan akan melakukan perbaikan pada jaringan utilitas akibat kebakaran di bagian bawah Jembatan Suramadu tersebut mulai dini hari ini juga.

“Pokoknya setelah dilakukan pembongkoran dan petugas pemadam kebakaran sudah memastikan api benar-benar padam, kami akan langsung melakukan perbaikan,” demikian Aditya Kusumadinata.(ant/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini