Kasus Pembunuhan Wanita di Sirkuit Kenjeran Terungkap

SURABAYA – Setelah menjadi buron selama beberapa minggu, Muhamad Devi Afandi(23), warga Dusun Krajan Desa Tangkir, Kec. Singgahan, Kab. Tuban akhirnya ditangkap anggota Polrestabes Surabaya.

Afandi dikejar-kejar polisi karena menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap Nefi Filanti (20) warga Lamongan, yang jenasahnya ditemukan di Sirkuit Kuda Pantai Ria Kenjeran Surabaya pada 3 Maret 2011 yang lalu.

Awalnya polisi kesulitan untuk mencari identitas korban, sehingga kesulitan untuk mencari pelaku. Namun identitas korban berhasil diketahui setelah keluarga korban mengetahui dari pemberitan media tentang penemuan mayat.

“Nah, berdasarkan keterangan-keterangan dari keluarga korban, akhirnya kita lakukan penyelidikan lagi hingga kita ketahui tersangkanya.” terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coki Manurung kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (29/3).

Tersangka ditangkap polisi di rumahnya. Kepada polisi tersangka mengaku nekat membunuh korban karena korban memaksa untuk dinikahi. Padahal tersangka tidak mau menikahi karena sudah ada calon lain.

Pembunuhan tersebut berawal dari pertemuan antara pelaku dengan korban melalui handphone. Korban dan pelaku pun melakukan hubungan intim di pinggir sungai Pantai Kenjeran.

Dan usai berhubungan intim inilah, korban memaksa tersangka untuk tinggal bersama di rumah tersangka. Geram dengan paksaan korban, akhirnya tersangka menyekik korban. Kemudian membentur-benturkan kepalanya. Untuk meyakinkan agar korban meninggal, pelaku menceburkan korban ke parit dengan kondisi yang masih setengah telanjang. (bs/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kasus Pembunuhan Wanita di Sirkuit Kenjeran Terungkap"