KASUS MAL PRAKTEK: Akhirnya RSI Bertanggung Jawab

SURABAYA (suarakawan.com) – Setelah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak yang bersangkutan, pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo Surabaya menyanggupi biaya Pembayaran pengobatan sebesar Rp.500 juta, kepada pasien dugaan Mal Praktek Muryati (36), yang saat ini dirawat di RS Katolik St. Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya.

Pertemuan antara RSI, RKZ dan keluarga pasien telah disepakati bahwa sejak hari ini sampai, Muryati dinyatakan sembuh, seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh RSI, dan segala penagihan tidak lagi dilimpahkan kepada keluarga, melainkan menjadi tanggung jawab RSI.

“Ada dua poin penting dalam mediasi segi tiga hari ini, intinya RSI bersedia membayar seluruh biaya pengobatan di RKZ sampai di nyatakan sembuh,dan membuat berita acara tertulis,” ungkap M Sholeh Pengacara yang ditunjuk Keluarga Muryati.

Sayangnya, meski ada ketetapan hasil, pihak keluarga masih disulut kerehaan. Muntholib adik kandung Muryati, mengatakan klausal yang dibuat RSI hanya pernyataan antar Rumah Sakit, bukan antar RSI, dan pihak keluarga. Dan hal tersebutlah yang disayangkan pihak Keluarga, kendati demikian, pihak keluarga menyambut itikad baik dari RSI, dan menyerahkan sepenuhnya permasalahan yang terjadi kepada M Sholeh pengacara yang ditunjuk keluarga.

“Walaupun sudah di sepakati,biaya yang kemarin diganti oleh RSi,tapi kenyataan nya tidak ada surat tertulis,ini hanyalah surat tertulis antara RSI dan RKZ,bukan antara RSI dan pihak keluarga,” terang Muntholib. (Bs/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KASUS MAL PRAKTEK: Akhirnya RSI Bertanggung Jawab"