Kasus Bailout Century Tetap Mengarah Ke Boediono Dan Srimulyani

SURABAYA (suarakawan.com) – Hasil rapat internal Tim Pengawas (Tim Was) Century hari ini kembali meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk kembali kepada kosntruksi hukum sesuai dengan alur kontruksi temuan dari hasil audit forensik BPK sebagai auditor negara dan sesuai dengan keputusan rapat paripurna DPR dan konstruksi dari putusan-putusan hukum yang terkait dengan kasus ini.

Demikian disampaikan wakil ketua DPR, Priyo Budi Santoso kepada wartawan, di gedung DPR, beberapa saat yang lalu Rabu (22/02)

“Kita melihat KPK masih gamang dalam mengahadapi persoalan ini,” terangnya

Tidak hanya itu, menurut Politisi Senior Golkar ini, lembaga superbody itu harus tetap menidaklanjuti perampokan uang negara sebesar 6.7 triliun rupiah tersebut sesuai dengan undang-undang yang berlaku termasuk UU BPK nomer 16 tahun 2006 khususnya pasal 8 ayat 4

“Jadi penyidik dan yang lainnya harus menindaklanjuti dengan baik,” tandasnya

Mengenai nama-nama ahli, yang disodorkan KPK, lanjut Priyo, DPR akhirnya menyerahkan kepada KPK sesuai dengan kebutuhan KPK untuk pembuktian sebagaimana pembuktian dari pasal 184 KUHAP.

“Yang jelas, kita akan mengirimkan surat hasil kesimpulan ini kepada KPK secepatnya,” tandasnya

Artinya tetap mengarah kepada Boediono dan Sri Mulyani?

“Saya tidak bicara seperti itu yang penting KPK kembali kepada konstruksi hukum dan hasi rapat paripurna. Intinya kita menginginkkan kembali KPK kembali ke jalan benar,” demikian Priyo.(pra/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kasus Bailout Century Tetap Mengarah Ke Boediono Dan Srimulyani"