Kasatreskrim Polrestabes Siap Digitalisasi File Perkara

kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto

SURABAYA (suarakawan.com) – Alumni Akedemi Polisi (Akpol) ’95 setelah berhasil dan sukses kasubdit I Pidum Ditreskrim Um Polda Jatim berbagai terobosan telah dilakukan dalam bidang tekhnologi dengan membuat teknologi, Kini pihaknya akan siap janjikan terbaik dalam kerjanya sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya dengan membuat terobosan dengan membuat metode Digitalisasi perkara.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Indarto mengaku, sangat ‘tertantang’ dengan jabatan barunya sebagai ‘orang nomor satu’ di jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya. Meski urusan kriminal bukan menjadi barang baru buat Indarto, namun dinamika dan perkembangan di Surabaya membuatnya harus lebih menata strategi dan inovasi.

Begitu kompleknya Surabaya dengan jaringan kejahatan yang beragam, tak membuatnya surut nyali mengungkap setiap perkara kriminal. Ia menyatakan, yang ada dalam sanubarinya hanyalah keinginan memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan pengabdian terhadap jabatan. “I do my best,” kata jebolan SMP Negeri 6, Surabaya ini.

Lelaki kelahiran 4 November 1973 yang memiliki segudang pengalaman ini memiliki prinsip, segala sesuatu hanya bisa dilakukan dengan optimalisasi diri dan percaya dengan kemampuan. “Saya hanya ingin melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan dengan segenap kemampuan,” katanya mantap.

Ia tetap berkeyakinan, dengan berbekal kemampuan diri dan pengalaman, potensi kejahatan dan modus kriminal yang beragam akan bisa dikendalikan secara maksimal. Apalagi, Indarto mengaku, tidak akan mundur selangkah untuk menuntaskan tunggakan ‘pekerjaan rumah’ Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Setidaknya, saya juga memiliki konsep dan program kedepan dalam pemberantasan aksi kejahatan di Surabaya. Apalagi, SDM yang kami miliki juga bagus dengan dasar kemampuan dalam hal manajemen penyidikan dan penyelidikan,” tutur bapak 3 anak ini sembari mengurai program mutakhir yang sudah direncanakan.

Selain menuntaskan tunggakan dan mengungkap perkara kriminal, Indarto juga berancang-ancang memberi warna Satreskrim Polrestabes Surabaya dengan teknologi. Inovasi digitalisasi perkara akan dikembangkan sebagai metode pengarsipan kasus dalam 10 tahun kebelakang.

“Dengan begitu, setiap kasus dan perkara tidak akan tercecer dalam arsip kami. Begitu juga dengan transparansi kasus yang selalu kami update dan bisa dilihat oleh masyarakat dalam website, facebook, twitter dan blog kami,” tutur Indarto.

Ia juga menambahkan rangkaian program kedepan yang sudah masuk dalam rancangan Indarto adalah Profiling Ovender. Sebuah media data yang memuat data base pelaku kejahatan sekaligus catatan kriminalnya. “Anggap saja ini adalah pilot project yang akan kami kembangkan di Surabaya,” katanya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kasatreskrim Polrestabes Siap Digitalisasi File Perkara"