Kapten Asing Bawa Kabur Kapal, Dilaporkan Mabes Polri

SURABAYA (suarakawan.com) – Merasa ditipu warga negara asing, Steven Halim kuasa hukum dari Tony Saragih hendak wadul ke Kapolda Jatim.

Menurut Steven, kasus ini sebenarnya sudah di laporkan ke Mabes Polri dengan No LP/ MABES POLRI/TBL / 331 / VIII / 2012 / Bareskrim. Selaku pelapor adalah Tony Saragih, sedangkan yang dilaporkan adalah Mr. Hyunh Kac Hnuh warga Vietnam (owner kapal) dan Mr. Hla Minorg warga Myanmar, selaku kapten kapal. Mereka dilaporkan tindak pidana penipuan, pasal 378 KUHP.

“Kasus ini berawal,saat klien saya diajak joint atau bisnis mengelola kapal MV Bien 6 berbendera Vietnam, oleh sang kapten kapal Mr. Hla Minorg,sekitar tahun 2011. Namun bukannya keuntungan, malah kapal itu di bawa kabur,” ujar Steven Halim seusai di Mapolda Jatim, Senin, (27/08).

Halim menambahkan, kronologis kejadian, sekitar setahun lalu, kliennya bertemu dengan Mr. Hla Minorg di pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Saat itu mesin kapal MV Bien 6 berbendera Vietnam itu dalam kondisi rusak. Sehingga terlapor Mr. Hla Minorg

Mengajak kliennya untuk investasi sekitar Rp2,5 M untuk memperbaiki kapal serta uang tambahan sekitar 150 Juta Rupiah.

“Saat itu dengan inventasi ini, pihaknya di janjikan sebagai sub owner dari kapal yang berkapasitas 4500 ton itu, hingga Januari tahun 2014. Namun setelah kapal bisa berfungsi, tiba-tiba di bawa kabur oleh terlapor pada 5 Agustus lalu,” kata Halim.

Alumni FH Ubaya ini menambahkan, anehnya walaupun kondisi kapal tidak memenuhi syarat, namun oleh pihak Adpel Teluk Bayur, Padang, kapal tersebut di izinkan berlayar, padahal syarat keluarnya SIB(Surat Izin Berlayar) itu harus memenuhi persyaratan administrasi dan fisik. Untuk syarat administrasi seperti data base AIS yang setelah di cek ternyata sudah tidak berfungsi sejak 785 hari lalu, untuk syarat fisiknya seperti jangkar harus lengkap tidak hanya sebelah kanan, seharusnya kiri kanan, Life Jacket dan Life Buoy tidak ada, tali tross/Mooring Rope tidak ada, pemadam kebakaran tidak ada, serta beberapa item lainnya.

“Ini yang menjadi tanda tanya besar bagi kami, mengapa Adpel Teluk Bayur,Padang memberi izin kapal untuk berlayar, padahal secara administrasi dan fisik, kapal itu jelas tidak memenuhi persyaratan,” ucapnya.

Halim menduga ada unsur gratifikasi yang diterima oleh pihak Adpel Teluk Bayur, Padang.

“Kita juga adukan Jonggung Sitorus selaku kepala Adpel Teluk Bayur, Padang, ke KPK atas dugaan gratifikasi dengan nomor pengaduan KPK No 20/SHL/8/2012 terkait dugaan gratifikasi sesuai pasal 12 B UU no 20 tahun 2001 tentang Gratifikasi,” tegasnya.

Ia menambahkan selain itu, pihaknya juga akan berangkat ke Vietnam untuk koordinasi dengan insurance di sana dengan tujuan memblokir klaim ansuransi yang akan dilakukan Mr. Hyunh Kac Hnuh .

“Rencana bertemu Kapolda untuk konsultasi saja, barangkali kapal tersebut melintas di perairan Jawa Timur bisa dilakukan penegakkan hukum. Karena dugaan kami, kapal itu masih ada di perairan sekitar Indonesia. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bakor Kamla(Badan Koordinator Keamanan Laut) Pusat),” ucapnya.(Wis/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kapten Asing Bawa Kabur Kapal, Dilaporkan Mabes Polri"