Kantor Camat Terancam Disegel Warga

Tidak ada komentar 30 views

SURABAYA (suarakawan.com)– Rencana Istighosah untuk peresmian sentra PKL Rukun Sejati dan dimulainya pembangunan Pasar LKMD Simomulyo Kec. Sukomanunggal pada Kamis malam pukul 19.00, nyaris batal meskipun undangan sudah menyebar di warga dua kelurahan, yakni Kelurahan Simomulyo dan Kelurahan Simomulyo Baru Surabaya.

Beruntung, seluruh ketua RW dan sebagian masyarakat Rabu (29/02) siang mendatangi kantor kecamatan Sukomanunggal dan memprotes Camat Sukomanunggal. Bahkan, para ketua RW berencana menyegel kantor kecataman. Namun, pihak kecamatan akhirnyak mempersilakan para RW berdiskusi dengan camat agar tidak mengganggu pelayan masyarakat di kantor kecamatan Sukomanunggal, jalan Simomulyo Surabaya.

Menurut Ketua RW 6, Simomulyo. Yulianto, bahwa undangan untuk malam nanti sudah disebar. Namun sampai hari ini belum mendapatkan ijin dari kecamatan. “Masak untuk acara istigosah saja tidak boleh. Alasannya nggak ada ijin keramaian. Padahal setiap malam lapangan kecamatan ini dipakai pasar malam,” ujar Yulianto.

Protes Yulianto yang begitu emosi akhirnya ditanggap kepala kecamatan Sukomanunggal Suud Asy. Ia menjelaskan, sebenarnya pihak kecamatan memperbolahkan adanya kegiatan istigosah. Namun, harus ada persetujuan dari lurah. Sebab, sebelum ijin ke polisi harus ada prosedural dari lurah setempat.

Karena kedua belah pihak tidak menemui titik temu, akhirnya lurah Simomulyo, Ridwan Setyawan, pun dipanggil untuk berdialog. Dalam pertemuan tersebut, Ridwan menjelaskan, sebenarnya ia mempersilahkan untuk melakukan kegiatan istigosah. Namun RT dan RW setempat tidak mengijinkan kegiatan tersebut.

Karena merasa tidak ada titik temu, para ketua RW pun memaksa Lurah agar mau tidak mau bahwa kegiatan istigosah harus tetap dilaksanakan. “Baiklah, Saya berjanji saya akan mendatangi RT dan RW yang bersangkutan. Dan saya janji nanti malam pasti bisa dilaksanakan sekaligus mengurus ijinnya ke polsek,” kata Ridwan. (bs/jto)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kantor Camat Terancam Disegel Warga"