Kala Jurnalis di Jatim Ditantang dalam Panggung Stand Up Comedy

logo PWI

SURABAYA (suarakawan.com) – Untuk kali pertama PWI Jawa Timur menggelar lomba unik dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 dan HUT ke-70 PWI. lomba unik yang baru kali pertama diselenggarakan adalah lomba Stand Up Comedy.

Menurut rencana, kegiatan tersebut digelar Jumat (26/2) mendatang. “Acara ini memang beda dan lepas dari kegiatan jurnalistik. Namun, tak lepas dari keseharian teman-teman jurnalis, baik itu fotografer maupun reporter,” tutur Ketua PWI Provinsi Jatim, Akhmad Munir dalam siaran persnya, Minggu (14/2).

Selain bertujuan untuk menghibur diri sendiri, lomba Stand Up Comedy ini diharapkan bisa memberi hiburan bagi pekerja pers lainnya di saat memperingati HPN. “Karena tujuannya untuk menghibur, maka tak ada tema khusus untuk lomba ini, sesuka teman-teman saja. Apa pun idenya silakan diekspresikan di panggung nanti,” ujarnya.

Meski tak ada batasan tema, namun Munir tetap mengingatkan supaya peserta tetap menghargai aturan normatif yang berlaku di masyarakat. “Syaratnya sangat umum, peserta dilarang menggunakan unsur pornografi dan mengandung unsur SARA,” cetusnya.

Ketua Panitia HPN Jatim 2016, Eko Pamuji,menambahkan peserta dilarang menjiplak isi stand up yang sudah ada. “Jadi harus ide orisinal yang disampaikan dalam lawakannya nanti,” tandasnya.

Ketentuan lainnya, adalah pada waktu tampil di babak penyisihan tiap peserta diberi waktu maksimal tiga menit. Selanjutnya, bila peserta lolos ke babak final diberi waktu maksimal tujuh menit. “Peserta yang lolos ke babak final harus membawakan materi yang berbeda dengan saat babak penyisihan,” ucapnya.

Peserta lomba Stand Up Comedy ini adalah para jurnalis atau yang mewakili media cetak, radio, online, dan televisi. Selain itu, para narasumber yang selama ini selalu berinteraksi dengan teman-teman jurnalis pun diberi kesempatan ikut. “Sebab tujuan kegiatan ini adalah mengakrabkan awak media dengan masyarakat, terutama para narasumber,” bebernya.

Untuk ikut kegiatan ini peserta tak dipungut bea pendaftaran alias gratis. Dan formulir pendaftaran bisa diperoleh di Balai Wartawan di Jl Taman Apsari 15-17 Surabaya. Pendaftaran dibuka hingga tanggal 23 Februari 2016.

Juri akan memilih delapan peserta untuk masuk ke babak final. “Panitia menyiapkan hadiah total senilai Rp 8 juta. Juara pertama akan mendapat hadiah uang tunai Rp 2 juta plus hadiah tambahan dari para sponsor,” ujar Eko.

Selain lomba Stand Up Comedy, panitia HPN Jatim 2016 juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan yaitu pameran karikatur yang berlangsung selama tiga hari mulai Rabu (24/2). Kegiatan lainnya yaitu bakti sosial di Kabupaten Sumenep, dan donor darah di Graha PWI Jatim Jalan Taman Apsari 15-17 Surabaya. (Bng/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kala Jurnalis di Jatim Ditantang dalam Panggung Stand Up Comedy"