Kabut Asap, Garuda Indonesia Batalkan 449 Penerbangan

lahan

JAKARTA (suarakawan.com) – Sedikitnya 449 penerbangan dari dan menuju sejumlah kota di wilayah Sumatera dan Kalimantan sepanjang periode 3-20 September 2015 batal terbang. Pembatalan terkait dengan kabut asap akibat kebakaran hutan yang masih menyelimuti ruang udara di wilayah tersebut hingga saat ini.

“Garuda terpaksa membatalkan penerbangan mengingat terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap yang menyelimuti ruang udara di beberapa kota di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Gangguan kabut asap itu dapat membahayakan keselamatan penerbangan,” ujar Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar, seperti ditulis Rabu (23/9).

Benny mengatakan, pada hari Senin (21/9) kemarin, Garuda Indonesia terpaksa membatalkan sebelas penerbangan Garuda Indonesia akibat kabut asap. Adapun penerbangan yang dibatalkan adalah penerbangan Jakarta-Palembang PP (lima penerbangan) Jakarta-Jambi PP (dua penerbangan), Jakarta-Pekanbaru (dua penerbangan), dan penerbangan Tanjung Pandan-Pangkalpinang (dua penerbangan).

Dia menjelaskan, pesawat-pesawat Garuda Indonesia diperbolehkan mendarat di bandara-bandara yang terkena kabut asap apabila memiliki jarak pandang minimum (minima visibility) antara 800 – 5.000 meter.

“Adapun kota-kota di Sumatera dan Kalimantan memiliki jarak pandang mimimum yang berbeda-beda. Palangkaraya dan Pekanbaru memiliki jarak pandang minimum (1.000 meter), Banjarmasin (1.200 meter), Jambi (2.400 meter), Palembang (800 meter), Pontianak (900 meter), sedangkan Pinangsori, Lhoksumawe, dan Gunung Sitoli jarak pandang minimum adalah 5.000 meter,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, beberapa penerbangan (terbanyak) yang terpaksa dibatalkan antara lain Jambi (115 penerbangan), Pekanbaru (76 penerbangan), Pontianak (66 penerbangan), Palembang (50 penerbangan), Palangkaraya (43 penerbangan), dan Berau (34 penerbangan).

“Dengan mempertimbangkan situasi yang terjadi itu, pihaknya telah mengimbau kepada para penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari dan menuju kota-kota yang terkena dampak asap untuk memeriksa kembali reservasinya melalui Call Center Garuda Indonesia sebelum melakukan perjalanan menuju bandara,” harapnya. (bng1/rur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *