Kabar Kematian Keluarga Gaddafi Simpang-Siur

1 komentar 11 views

Letnan Jenderal NATO Charles Bouchard

TRIPOLI – Letnan Jenderal NATO, Charles Bouchard mengatakan NATO menyesalkan semua korban jiwa, terutama warga sipil yang tak berdosa yang menjadi korban serangan udara oleh pasukan sekutu ke sebuah bangunan komando dan pengontrol di kawasan Bab al-Azizya, Tripoli, Sabtu (30/04).

Namun pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi laporan-laporan bahwa serangan tersebut telah menewaskan putra bungsu pemimpin Libya, Moammar Gaddafi dan tiga cucunya.

Sebelumnya, pada hari yang sama, juru bicara pemerintah Libya Ibrahim Moussa mengatakan Saif al-Arab Gaddafi (29) dan tiga cucu Gaddafi tewas dalam serangan NATO ke rumah Saif al-Arab Gadhafi. Ibrahim mengatakan Gaddafi dan istrinya berada di rumah putra mereka pada waktu itu luput dari maut. Namun, sejumlah orang lainnya yang berada di rumah dilaporkan luka-luka.

Para wartawan dibawa ke lokasi rumah tersebut, di mana mereka menyaksikan kerusakan yang berat. Selagi berita penyerangan tersebar di Libya, rakyat Libya di kubu terkuat pemberontak di Benghazi melakukan tembakan perayaan ke langit dan membunyikan klakson mobil.

Tawaran dari Gaddafi untuk bertemu di meja perundingan, ditolak NATO dan pemberontak Libya. Operasi NATO akan terus berlanjut selama warga sipil di Libya terancam. Bagi pemberontak Libya, bahwa waktu untuk berkompromi telah berlalu. (voa/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Kabar Kematian Keluarga Gaddafi Simpang-Siur"