Jumlah Peserta KB di Jatim Meningkat

Tidak ada komentar 8 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Animo masyarakat Jawa Timur mengikuti program Keluarga Berencana (KB) cukup tinggi. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta KB terus mengalami kenaikan.

Jika tahun 2010, peserta KB 1.171.619 orang atau 109,86% dari PPM (Prakiraan Permintaan Masyarakat) 1.066.462 orang. Tahun 2011, jumlah peserta KB baru naik menjadi 1.317.768 orang atau 110,42%.

“Kalau melihat kondisi sekarang, animo masyarakat untuk ikut KB sangat tinggi. Ikut KB itu tak terlalu sulit,” kata Kepala BKKBN, Djuwartini kepada wartawan di Surabaya, Senin (27/02).

Menurutnya, mengikuti KB itu tidak terlalu sulit. Tinggal bagaimana memberikan pelayanan secara intensif kepada masyarakat. Namun demikian, BKKBN Jatim tidak mencanangkan target peserta KB baru pada tahun 2012 mendatang.

“Dalam manajemen BKKBN Jatim, setiap program berbasis kinerja. Sehingga mau tidak mau ada sasaran. Saya sudah melakukan kontrak kerja dengan BKKBN Pusat,” ujarnya.

Kontrak kerja dengan BKKBN pusat ada 18 item. Namun, Djuwartini tidak merinci ke-18 item tersebut. “Kontrak kerja itu akan saya jabarkan ke masing-masing kabupaten/kota agar dapat diwujudkan,” ucapnya.

Dengan meningkatnya jumlah peserta KB baru, otomatis menaikkan jumlah peserta KB-Aktif. Berdasar laporan, total jumlah KB aktif hingga Desember 2011 di Provinsi Jatim tercacat sebanyak 6.150.153 peserta atau 126, 46% dengan prevalensi 76,95% terhadap jumlah PUS (Pasangan Usia Subur) sebanyak 7.992.674 peserta.

Dari 6.150.153 peserta KB aktif itu, terbanyak adalah menggunakan KB suntik (48,2 persen). Kemudian, Pil (21,01 persen), IUD/Spiral (14 persen), Templan (8,5 persen), medis operatif wanita (5 persen), medis operatif pria (0,4 persen) dan kondom (1,5 persen). (Bng/jto)

Keterangan foto: Kepala BKKBN Jatim, Djuwartini (kiri). (Bng)

 

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jumlah Peserta KB di Jatim Meningkat"