Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Jumlah Kecelakaan Kerja Tinggi, Perusahaan Diminta Peduli Keselamatan Pekerja

10 Feb 2017 // 12:34 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

20170210_062428

SURABAYA (suarakawan.com) – Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf perusahaan yang ada di Jatim harus lebih peduli akan keselamatan kerja karyawannya. Pasalnya, jumlah kecelakaan kerja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

“Saya berharap tahun ini perusahaan yang memperhatikan keselamatan kerja semakin bertambah, sehingga jumlah kecelakaan kerja bisa turun,” katanya kepada wartawan usai melepas peserta gerak jalan dalam rangka Peringatan Bulan Bhakti Keselamatan Kerja (K3) di Kantor Disnakertrans Jatim, Jumat (10/2).

Berdasar data dari Disnakertrans Jatim, jumlah kecelakaan kerja pada tahun 2016 sebanyak 7.017 kali. Dengan rincian 95 orang meninggal, 37 orang mengalami cacat, 670 orang sementara tidak bekerja, dan 6215 orang sudah sembuh.

Jumlah tersebut, meningkat dibanding tahun 2015 lalu. Namun, pria yang akrab dipanggil Gus Ipul itu tidak menjelaskan jumlah kecelakaan kerja yang terjadi pada tahun 2015. “Yang jelas, kecelakaan kerja itu, ada yang terjadi saat bekerja dan dalam perjalanan,” ujarnya.

Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan agar angka keselamatan kerja menurun. Yakni, dengan menerapkan standar operating procedure (SOP) dengan baik. Dalam hal ini, Pemprov Jatim siap bekerjasama dengan Apindo dan Serikat Pekerja untuk mewujudkan keselamatan kerja.

Bagi perusahaan yang menerapkan SOP dengan baik dan zero accident akan diberikan apresiasi berupa award oleh pemerintah. “Saat ini sekitar 300 perusahaan yang sudah menerima penghargaan tersebut, dari 38 ribu tenaga kerja lebih yang ada di Jatim,” ungkapnya.

Kepala Disnakertrans Jatim, Sukardo mengaku pihaknya bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja untuk menekan angka kecelakaan kerja dan mewujudkan target nihil kecelakaan.

Selain itu, lanjutnya, salah satu wujud kepeduliaan keselamatan kerja yaitu dengan mengikutkan karyawan pada asuransi, salah satunya kerja sama dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Apabila terjadi kecelakaan baik saat di tempat kerja, maupun di jalan saat berangkat dan pulang bekerja akan bisa dibiayai oleh asuransi. Kata kuncinya, adalah dengan terjaminnya keselamatan dan kesehatan karyawan maka akan berdampak terhadap produktifitas,” jelasnya. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini