Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Jumlah Cabor PON Papua Diputuskan Saat Rapat Anggota KONI

28 Apr 2017 // 18:09 // ALL SPORTS, HEADLINE, OLAHRAGA

20170428_091459

SURABAYA (suarakawan.com) – KONI Pusat akan membahas jumlah cabang olahraga (cabor) dan nomor pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua dalam Rapat Anggota KONI, Juli mendatang.

“Berapa cabor dan nomor pertandingan, nanti akan diputuskan dalam rapat anggota bulan Juli,” kata Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratno kepada wartawan usai melantik pengurus KONI Jatim periode 2017-2021 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (28/4).

Diakui, saat ini berhembus kabar yang menyebutkan PON Papua mempertandingkan 38 cabor. Namun, kabar itu belum pasti karena belum ada keputusan resmi dari KONI. Sebab, ada kemungkinan jumlah dan nomornya bertambah.

“Bisa jadi nanti bertambah lima cabor, sehingga jumlahnya cabornya 43. Tentu, akan dilihat dari keaktifan PB (Pengurus Besar) cabornya masing-masing. Apakah sering menggelar kegiatan atau tidak sama sekali,” ujarnya.

Untuk itu, KONI Pusat akan terus memantau perkembangan persiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dalam menyelenggarakan gawe akbar itu. Meski, KONI dan PB PON Papua sudah melaporkan kesiapan dari segi kondisi geografisnya kepada KONI Pusat.

“Harus dikawal betul. Jangan sampai meninggalkan Ketua KONI Papua, karena kuatirnya nanti PON tidak jelas. Sebelum rapat anggota, KONI Pusat juga akan mengirimkan tim untuk melihat dari dekat kesiapan tuan rumah Papua,” paparnya.

Gubernur Jatim Soekarwo juga sepakat penentuan jumlah cabor dan nomor pertandingan PON Papua harus segera diputuskan. Sebab, hal ini terkait dengan persiapan daerah. “Jangan kemudian sudah lama mempersiapkan atlet, tiba-tiba cabornya batal dipertandingkan. Kasihan atletnya,” ujarnya.

Papua ditunjuk menjadi tuan rumah PON XX tahun 2020, dengan pertimbangan politik dan kesempatan. Selama ini, PON digelar di Jawa dan wilayah barat. Terakhir, PON XIX/2016 digelar di Jawa Barat.

Di PON XIX, jumlah cabor yang dipertandingkan sebanyak 44 dengan 756 nomor pertandingan. Tuan rumah Jabar tampil sebagai juara umum dengan memperoleh 217 emas, 154 perak, dan 158 perunggu dengan jumlah 529 medali.

Peringkat kedua dihuni Jatim setelah mengumpulkan 132 medali emas, 138 perak, 134 perunggu dengan total 404 medali. DKI Jakarta finis di peringkat ketiga mengantongi 132 medali emas, 123 perak, dan 118 perunggu dengan total 373 medali. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini