Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Jokowi Masuk 10 Besar Pemimpin Terpopuler di Twitter

06 Jun 2017 // 07:11 // HEADLINE, INTERNET

jokowi twit

JAKARTA (suarakawan.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memiliki 7,4 juta pengikut Twitter, masuk dalam jajaran 10 besar pemimpin dengan pengikut terbanyak di media sosial berlogo burung tersebut. Menurut studi terbaru Burson-Marsteller bertajuk Twiplomacy Study 2017, akun Jokowi berada di urutan ke-10 dalam daftar itu.

Tidak hanya Presiden Jokowi, studi ini juga mencatat akun Twitter resmi Kantor Staf Presiden Republik Indonesia sebagai salah satu yang aktif menciptakan “Moments”, fitur yang diperkenalkan pada 2016 berbentuk kumpulan kisah yang menampilkan peristiwa populer di Twitter.

Sementara Paus Fransiskus (@pontifex) kini menjadi pemimpin dunia dengan pengikut terbanyak di Twitter dengan 33,7 juta pengikut. Cuitan Sri Paus biasanya berisi ucapan bijak atau doa dalam berbagai bahasa seperti Arab, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Latin, Polandia, Portugis dan Spanyol menurut siaran pers Burson-Marsteller.

Posisi kedua ditempati oleh akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump (@realDonaldTrump) yang memiliki 30,1 juta pengikut, tumbuh tiga kali lipat sejak pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016.

Pemimpin lain yang menghuni urutan 10 teratas dalam peringkat itu adalah Perdana Menteri India Narendra Modi (30 juta pengikut) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (10,2 juta).

Berdasarkan studi, Twitter masih menjadi jejaring sosial pilihan pemerintahan dan para menteri luar negeri, bila dilihat dari jumlah institusi pemerintahan yang ada di platform ini.

Tim riset Burson-Marsteller mengidentifikasi 856 akun Twitter yang dikelola oleh kepala negara dan pemerintahan, serta menteri luar negeri di 178 negara, yang semuanya mewakili 92 persen negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan cakupan jangkauan mencapai 356 juta pengikut.

Hingga 22 Mei 2017, para pemimpin dunia telah mengirimkan total 5.204.579 twit sejak akun mereka masing-masing dibuat. Lembaga-lembaga pemerintahan di Amerika Latin merupakan yang paling aktif di Twitter.

Sementara Pemerintah Meksiko (@GobMx) tercatat sebagai yang terbanyak menyampaikan cuitan dengan rata-rata 123 twit per hari.

Analisis dari 946.000 twit yang dikirim oleh para pemimpin dunia sejak 1 Januari 2016 menunjukkan bahwa Twitter dianggap sebagai jejaring sosial berbasis teks.

Baca: Twitter Lite Diluncurkan di Jakarta, Begini Cara Mengaksesnya

Tiga perempat dari semua twit tersebut hanya berisi teks termasuk tautan yang secara otomatis menampilkan sebagian gambar dari laman yang ditautkan.

Kurang dari seperempat twit yang dikaji memuat gambar, yang secara umum meningkatkan kesempatan twit ulang (retweet) sebesar 35%, menurut analisis Twitter. Hanya 1.3% dari twit yang dikaji memuat video yang direkam dengan aplikasi Twitter.

Aplikasi Periscope dari Twitter yang digunakan untuk penayangan video langsung, mengalami peningkatan penggunaan cukup tinggi oleh para pemimpin dunia dalam kurun 12 bulan terakhir.

Di platform itu, 207 pemimpin dunia telah memiliki kanal siaran langsung, namun hanya 118 yang telah menampilkan tayangan video langsung dengan siaran hanya dapat diakses hingga 24 jam.

Periscope dinilai sebagai metode yang ramah biaya untuk menayangkan konferensi pers, dan hal ini disadari oleh lembaga-lembaga pemerintahan.

Namun demikian, walau banyak lembaga pemerintahan yang menayangkan konferensi pers mingguannya di platform ini, belum ada pemimpin dunia yang mengadakan sesi tanya-jawab langsung.

Tidak hanya gambar, video, dan video langsung, para pemimpin dunia juga menggunakan gif animasi untuk membuat twit mereka terkesan ringan dan menyenangkan. Contohnya Perdana Menteri India Narendra Modi menciptakan gif untuk promosi aplikasi gawainya.

Tagar yang paling sering digunakan juga tercakup dalam studi Burson-Marsteller, yang memperhitungkan variabel seperti twit, pengikut, siapa yang diikuti, tanggal bergabung di Twitter, twit per hari, twit ulang, persentasi twit ulang, balasan dan persentase balasan.

Kumpulan kata di bawah ini mengilustrasikan tagar-tagar yang paling sering digunakan oleh para pemimpin dunia. #EU, #UNGA, #Rio2016, #Turkey, #Ukraine dan #Brexit adalah yang topik internasional utama yang paling sering dibicarakan.

Tagar dengan volume twit ulang terbanyak adalah #MakeAmericaGreatAgain dan singkatannya #MAGA dengan total lebih dari dua juta twit ulang dan menjadi populer berkat akun jejaring sosial Presiden AS, Donald Trump.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini