Jokowi: Jangan Sampai Anak-anak Dididik Perubahan yang Merusak Karakter

jokowi-blitar_20150601_121754

YOGYAKARTA (suarakawan.com) – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para guru untuk mengantisipasi perubahan yang ada di dunia saat ini. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan karakter sehingga tidak terkontaminasi pengaruh buruk media sosial.

“Jangan sampai anak-anak kita dididik oleh medsos. Jangan sampai anak-anak kita dididik oleh perubahan yang merusak karakter kita. Hati-hati, semuanya harus mempersiapkan ini,” kata Jokowi saat membuka Rakorpimnas PGRI di Sahid Jaya Hotel, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (22/7).

Pendidikan memegang peran vital dalam membentuk karakter anak bangsa. Siswa harus memiliki fondasi karakter yang kuat sehingga tidak tergerus arus perubahan zaman. Dan sudah pasti, peran guru sangat diperlukan dalam mendidik siswa.

“Pendidikan adalah jalan panjang sebuah bangsa untuk menjawab tantangan-tantangan yang ada dalam membangun martabat bangsa ini,” imbuh dia.

Perubahan tidak akan bisa ditolak lagi. Sehingga antisipasi yang tepat dapat menjaga anak-anak dari arus globalisasi.

“Bagaimana kita mengantisipasi agar perubahan itu bisa kita kendalikan, bisa kita kontrol, dan menangkan dengan mengisi anak-anak kita dengan hal-hal terutama yang berkaitan dengan karakter,” ujar Jokowi.(lp6/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jokowi: Jangan Sampai Anak-anak Dididik Perubahan yang Merusak Karakter"