Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

JK: Kemajuan Negara Tidak Tergantung Banyak PNS nya

06 Oct 2017 // 17:34 // EKONOMI, HEADLINE

pns

LAMPUNG (suarakawan.com) – Minat masyarakat menjadi abdi negara atau Pegawai Negeri Sipil masih sangat tinggi.

Bayangkan saja, menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, ada lebih dari dua juta warga Indonesia yang mendaftarkan diri alias melamar sebagai PNS di penerimaan 2017.

Padahal, JK mengatakan, jatah penerimaan PNS yang dibutuhkan pemerintah hanya puluhan ribu orang saja.

“Kalau sebanyak itu, yang diterima hanya satu per sekian berarti jumlahnya,” ujar JK dalam sambutan di acara Dies Natalies ke-3 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) di Lampung, seperti dikutip dari keterangan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Jumat (6/10).

JK menuturkan, pemerintah mengapresiasi besarnya antusias masyarakat ini. Meski demikian, JK menekankan masyarakat yang pada akhirnya diterima menjadi PNS, harus memberi nilai lebih pada pekerjaannya.

Jangan sampai, kata JK, dengan adanya PNS baru malah menambah rumit birokrasi di Indonesia.

“Kemajuan suatu negara tak tergantung banyak PNS-nya. Kadang-kadang negara makin sulit maju karena birokrasi berjalan lambat sekali. Kemajuan bangsa itu karena inovasi daripada generasi mudanya,” ujar JK.(viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini