Jiwa PROMEG’96 Bangkit Kembali

2 Orang Mantan PROMEG'96 Membentangkan Spanduk

SURABAYA (suarakawan.com) – Perjalanan PRO Megawati (Promeg) tahun 1996 yang memperjuangkan peruntuhan rezim Soeharto yang berkuasa 32 tahun hingga terbentuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), merupakan perjuangan sejarah yang akhir-akhir ini sering dilupakan oleh segelintir oknum politisi yang mengakui Pro Megawati.

Hal ini diungkapkan Muhammad Zulfi Azwan (MZA), dia merasakan rasa persaudaraan, seperjuangan sudah dilupakan oleh mereka-mereka yang sudah menduduki jabatan.

“Saya miris melihat kawan-kawan yang berjuang bersama dalam wadah PROMEG ’96 di daerah khususnya Jawa Timur keadaannya sangat memprihatinkan dari keadaan ekonominya,” katanya.

Oleh karena itu, berangkat dari keadaan kawan-kawan tersebut makanya akan mengadakan acara ‘Temu Kangen PROMEG’96’ yang akan dihadiri oleh 500 mantan Pro Mega seluruh Jawa Timur.

“Agenda ini murni aspirasi arus bawah mantan-mantan Pro Mega di berbagai daerah seluruh Jawa Timur, dan tidak ada agenda politis lainnya dan murni agenda rekonsiliasi,” terang Ali Mashar, Mantan Pro Mega Kabupaten Blitar mendampingi M Zulfi Azwan dalam jumpa pers di Rumah Makan Taman Apsari, Kamis siang (21/07).

Ali Mashar melanjutkan acara tersebut merupakan pra acara peringatan peristiwa 27 Juli atau lebih dikenal dengan ‘Kuda Tuli’.(jto/nas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *