Jepang Terus Berupaya Dinginkan PLTN Fukushima

OSAKA, JEPANG – Para Insinyur yang bekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima , Daiichi Jepang, Sabtu (19/3) sore terus berupaya mendinginkan reaktor nuklir dengan menyemprotkan air ke dalam PLTN tersebut.

Sekitar 300 insinyur terus bekerja memasang kabel ke bagian luar reaktor. Proses pendinginan tersebut dilakukan guna mencegah penyeberan radiasi yang mematikan.

Apabila langkah pendinginan tersebut gagal, maka pemerintah Jepang akan mengambil langkah terakhir, yakni menimbun PLTN tersebut dengan pasir beton. Metode tersebut pernah dilakukan untuk menutup kebocoran nuklir Chernobil pada tahun 1986.

Namun Tokyo Electric Power Co. (TEPCO) selaku operator PLTN menyatakan, langkah mengamankan reaktor dengan beton merupakan hal yang tak mungkin dilakukan. Meski upaya pendinginan saat ini menjadi prioritas mereka.

“Kami masih bekerja untuk memasang kabel listrik sepanjang 1,5 kilometer untuk menghidupkan pompa guna mendinginkan reaktor nuklir yang terletak di prefektur Fukushima,” kata juru bicara TEPCO.

Selain para insinyur, pemadam kebakaran pada hari Sabtu ini mulai memompa air dari laut untuk disemburkan ke reaktor nomor 3.

Sementara itu, Kepala Sekretaris Kabinet, Yukio Edano, level radiasi yang terkandung dalam bayam dan susu melewati batas aman setelah meledaknya reaktor di PLTN Jepang bagian utara.

Pemeriksaan terhadap susu dari prefektur Fukushima, di mana PLTN yang bermasalah berada, dan tempat produksi bayam, di prefektur Ibaraki, telah melampaui batas radiasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Hal ini merupakan pertama kalinya pemerintah Jepang mengumumkan makanan yang terkontaminasi radioaktif sejak gempa dan tsunami pada 11 Maret, yang menyebabkan krisis nuklir. (apn/iza)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jepang Terus Berupaya Dinginkan PLTN Fukushima"