Jemput Adik Malah Di Jemput Maut

jenazah korban penusukan di kamar mayat

SURABAYA (suarakawan.com) – Maksud hati menjadi menjemput adik untuk diajak pulang karena neneknya kangen, dijawab dengan pisau belati oleh adik ipar.

Kejadian tragis ini menimpa Agus Winarko (27), warga Bangun Rejo 4/43, dia tewas kehabisan darah karena ditusuk oleh adik iparnya yang bernama Antok (22) dengan pisau belati sepanjang 50 cm dirusuk kiri.

Informasinya, pada pukul 16.00 korban bersama dengan bapak korban bernama Basuki (53) yang bekerja sebagai tukang  untuk menjemput adik sekaligus anak dari Basuki di rumah tersangka Antok.

Ketika mereka akan beranjak keluar rumah tiba-tiba tersangka Antok menendang korban dan korban jatuh kemudian ditusuk, saat akan menusuk untuk kedua kalinya bapak korban atau mertua tersangka melerai tersangka.
Kemudian korban langsung dibawa ke RS PHC untuk diberikan perawatan. Namun naas,  karena kehabisan darah korban menghembuskan nafas terakhir. Selanjutnya jenazah korban di bawa ke Kamar Mayat RSUD dr Soetomo untuk divisum.

“Kejadian sekitar pukul 16.15 dan langsung saya bawa ke RS PHC sekitar pukul 16.30 dan pada pukul 16.45 anak saya meninggal dunia,” kata Basuki bapak Korban saat ditemui wartawan di Kamar Mayat RSUD dr Soetomo, Sabtu (30/07).

Basuki menambahkan, tersangka Antok merupakan seorang tempramental dan pada tahun 2003 melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga. “Saya punya satu cucu dari Evi ini mas,” tambahnya singkat.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak masih melakukan pengejaran terhadap tersangka, karena setelah kejadian tersangka melarikan diri.(Jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *