Jembatan Babat-Widang Ambruk, Dua Nyawa Melayang

LAMONGAN (suarakawan.com) – Dua orang tewas akibat ambruknya jembatan Babat-Widang yang menghubungkan Kabupaten Tuban dengan Kabupaten Lamongan, ambruk sekira pukul 10.30 WIB, Selasa (17/4).

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, saat kejadian, terdapat tiga truk yang melintas di lokasi itu. Tiga kendaraan yakni 1 dumptruk bermuatan limbah smelter dan 2 truk tronton pengakut pasir ikut terjun ke sungai Bengawan Solo.

“Korban seperti yang disampaikan, saat ini dua korban jiwa diketahui sebagai pengemudi sopir truk yang terjebak setelah tercebur,” katanya saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim, Selasa (17/4).

Saat ini jajaran Polres Tuban, jajaran Kodim 0811 Tuban serta masyarakat sekitar sedang berusaha mengevakuasi korban dari dalam truk.

Hingga kini, belum diketahui penyebab ambruknya jembatan utama di Jalur Pantura yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah itu. Polisi masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Ambruknya jembatan Babat-Widang ini, juga menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut. Aparat kepolisian dari Polres Tuban dan Lamongan sudah terjun ke lokasi untuk mengurai kepadatan arus.(fk/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jembatan Babat-Widang Ambruk, Dua Nyawa Melayang"