Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Jawara Liga 2, Skuat Persebaya Diguyur Bonus Umrah

29 Nov 2017 // 17:23 // HEADLINE, OLAHRAGA, SEPAK BOLA

persebaya-carter-pesawat-kembali-ke-surabaya_m_171291

BANDUNG (suarakawan.com) – Para ofisial dan pemain Persebaya yang beragama islam akan pergi umrah ke Tanah Suci Mekkah, sebagai bentuk bonus atas gelar juara Liga 2 yang mereka dapatkan pada Selasa (28/11) malam.

Baju Ijo berhasil mengalahkan PSMS Medan dalam laga puncak Liga 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Presiden Persebaya, Azrul Ananda, mengapresiasi jerih payah para staf dan pemainnya dengan memberangkatkan mereka ke tanah suci.

“Bonus itu urusan gampang. Pokoknya saya rasa tidak akan ada tim lain di Liga 2 yang bisa memberikan [bonus] seperti Persebaya, Insyaallah,” kata Azrul kepada para awak media usai pertandingan.

“Manajemen saja semua akan umrah, ya Insyaallah kami semua akan umrah,” katanya menambahkan.

Azrul bersyukur Persebaya telah jadi juara setelah konflik dualisme berkepanjangan yang mengharuskan mereka bermain di Liga 2. Ia mengatakan Persebaya adalah tim besar dan sudah bertahun-tahun tidak tampil di kompetisi kasta tertinggi.

“Tahun ini kami kembali, hanya beberapa bulan kami harus membuat tim dan penuh lika-liku. Kalau naik roller coaster, kira-kira ini delapan bulan tidak berhenti, sampai mabuk kami semua di sini.”
Di
“Tapi di mana ada perjuangan, perjalanan, kerja keras, upaya sepenuh hati, hasil tidak akan mengkhianati. Persebaya kembali dengan kuat,” ucap Azrul.

Azrul menyampaikan tanda-tanda Persebaya juara sudah dirasakan sang pelatih, Angel Alfredo Vera, sejak babak delapan besar.

“Coach Vera sebelum pertandingan delapan besar, tiba-tiba bilang seperti ini, ‘Saya seharusnya tidak boleh bilang seperti ini, tapi rasanya kita akan jadi juara.’,” ucapnya melanjutkan.

Lebih lanjut, Azrul menerangkan gelar juara Persebaya tak lepas dari peranan Bonek. Tim ini kalau tidak ada Bonek, lanjutnya, Persebaya sudah hilang.

“Bertahun-tahun mereka memperjuangkan Persebaya kembali. Kami bersyukur bisa mengembalikan kepercayaan, membalas perjuangan itu dengan hasil seperti ini,” ujar Azrul.

Setelah juara, Azrul tak mau buru-buru membahas persiapan musim depan. Yang jelas, ia bakal membangun tim dengan fondasi yang kuat agar bisa bersaing di Liga 1. (cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini