Jawa Timur Kritis Ular Pyton Atau Sanca

Tidak ada komentar 15 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Jawa Timur kritis dan berkurang setiap tahunnya terhadap keberadaan ular phyton atau sanca.

Hal ini diungkapkan Fauna Alam Nusantara (FAN), sebuah lembaga yang aktif melakukan pengamatan dan pelestarian satwa, khususnya jenis reptil.

Rizky salah satu aktifis FAN, berdasarkan pengamatan dan pengawasan di beberapa daerah di seluruh Jawa Timur, jarang diketemukan ular sanca atau phyton ini dikarenakan banyak lahan atau lingkungan yang rusak sehingga mengganggu populasi ular phyton atau sanca ini.

“Dulu kan lingkungan masih bagus dan populasi jenis ular ini sangat menyukainya,” kata Rizky, Minggu (26/02).

Menurutnya, sampai sekarang ada beberapa wilayah di Jawa Timur diantaranya Lumajang, Madiun, dan Pacet yang populasi ular sanca atau phyton-nya sudah punah.

Sementara itu, guna mengatasi kepunahan jenis ular phyton atau sanca ini, FAN berinisiatif mengembangbiakkan jenis ular tersebut dan disebar ke lahan ke wilayah yang sudah kritis.

“Kita pola penyebarannya pakai mata rantai ekosistem, sehingga tidak akan terputus,” terangnya.

Diharapkan dengan semakin terjaganya populasi ular pyton atau sanca ini yang diuntungkan adalah petani karean serangan hama tikus yang sering merusak padi akan dimakan oleh ular – ular ini.(din/jto)

Keterangan Foto: Salah Satu Kegiatan FAN.(ist)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jawa Timur Kritis Ular Pyton Atau Sanca"