Jaringan Togel 3 Kota Dibekuk Polda Jatim

Tidak ada komentar 11 views

Sindikat jaringan Togel

SURABAYA (suarakawan.com) – Direktorat Reserse Kriminal Umum(Direskrimum) subdit Jatanum Polda Jatim berhasil mengungkap komplotan judi Toto Gelap alias Togel yang biasa beroperasi di 4 TKP (Tempat Kejadian Perkara) 2 di Pasuruan, Situbondo, dan Jombang.

Dari komplotan ini 7 tersangka berhasil diamankan.Menurut Kasubdit I Pidum, AKBP Achmad Anshori saat mendampingi Direskrimum Kombes Pol Agus K Sutisna mengatakan, dalam penangkapan tersebut pihaknya meringkus dua bandar, beberapa pengepul, serta pengecernya. Dua bandar yang diamankan, Ferry Santoso (49) warga Glagahsari kec. Sukorejo Pasuruan dan Leman Wijaya (52) warga Jl Pahlawan Jombang.

“Dua tersangka itu kita amankan di dua tempat berbeda.Setelah petugas menemukan cukup bukti atas keterlibatannya dalam operasi togel,” ujarnya, Rabu (20/07).

Mantan Kasat Reskrim Polres Sidoarjo ini  menambahkan, dua bandar ini memiliki jaringan yang cukup kuat dalam peredaran Togel di dua wilayah tersebut. Hal ini terbukti dengan besarnya omset yang diperoleh dalam setiap bulannya. Untuk setiap kali bukaan Togel, dua bandar tersebut mampu mengumpulkan uang hingga Rp 4-5 juta.

“Dalam seminggu ada 5 kali putaran,jadi omzetnya bisa 20-30 juta per pekannya,”ujarnya.

Barang bukti yang diamankan dari dua tersangka ini,antara lain  uang tunai sebesar Rp 200 ribu, rekapan judi togel, 2 buah mesin faximili, 1 bendel ramalan togel, 1 ATM, 5 lembar bukti transfer, 4 buah HP merk nokia, spidol, bolpoint, dan 3 buah kalkulator.

Disamping dua tersangka  tersebut, jajarannya juga membekuk sejumlah pengepul dan pengecer Togel.Mereka adalah, Lisan (37) warga Sumber Dewe Kec. Grati Pasuruan, Siti Nur Subaida (36) warga Buduan, Kec. Suboh Situbondo, M Amin (54) warga Jl Hasanudin Pasuruan, Abd Mujib (41) warga Jl Hasanudin Pasuruan, dan M Ali (38) warga Jl Hasanudin Pasuruan.

“Para pengepul dan pengecer mendapatkan komisi 10-20 persen setiap putarannya,” ujar AKBP Anshori.

Barang bukti yang diamankan berupa, uang tunai sebesar Rp 400 ribu, beberapa bendel pasangan nomor judi Togel, 1 buah buku totalan togel, beberapa kalkulator dan 4 buah HP Nokia.

“Modus dari jaringan togel ini masih konservatif,seperti jaringan lainnya dengan mengunakan SMS (short massage service) ke ponsel tersangka. Setiap kali pasangan minimal Rp 100 ribu,” ungkapnya.

Para tersangka dijerat  pasal 303 KUHP Jo UU no 7 tahun 1974 tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Jaringan Togel 3 Kota Dibekuk Polda Jatim"