Januari-Mei, Kasus Pelecehan Seksual Anak Meningkat

pelecehan seksual anak (ilustrasi)

SURABAYA (suarakawan.com)-Kasus pelecehan seksual terhadap anak di Surabaya pada tahun 2011 mulai Januari – Mei mengalami peningkatan yaitu sebanyak 7 kasus, hal ini karena kurang tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Kepala Divisi Advokasi Surabaya Children Crisis Center (SCCC) Nonot Suryono saat di hubungi oleh Suarakawan.com, Kamis (09/06) pagi mengatakan, peningkatan upaya aparat hukum dalam mengurangi pelecehan seksual kepada anak masih  belum berhasil.

“Dari tahun ke tahun, penegakan hukum yang dilakukan tidak mengurangi kasus childhood sexual abuse (CSA),” kata Nonot.

Ia mencatat,  kasus pelecehan seksual di Surabaya  tahun 2009 mencapai 60 kasus. Jumlah itu kemudian meningkat kembali menjadi 70 kasus tahun 2010. Nonot memprediksi jumlah itu akan meningkat pada tahun 2011 ini. Nonot juga menduga, kecenderungan kasus pelecehan seksual yang meningkat juga terjadi di daerah lain.

Indikasi peningkatan kasus pelecehan seksual pada anak di Surabaya pada tahun ini terlihat dari adanya tujuh kasus CSA dalam tiga bulan terakhir (Januari-Maret). Padahal SCCC biasanya menangani lima kasus dalam sebulan di seluruh Jatim.

Ditanya perspektif perlindungan anak  dimaksud, Nonot menjelaskan, aparat penegak hukum seharusnya tidak memenjarakan anak-anak yang terlibat kasus CSA itu. Selain itu, orangtua  tidak memiliki perspektif perlindungan anak, karena mereka cenderung menutupi kasus CSA yang dialami anaknya untuk menutupi aib.

“Padahal, kalau ada domestifikasi kasus CSA atau kasus CSA itu ditutupi dengan memindahkan anak ke tempat yang jauh, maka hal itu justru akan menghambat proses recovery (pemulihan) korban CSA,” tuturnya.

Menurut dia, proses pemulihan yang tidak sempurna justru akan berbahaya, karena anak yang semula menjadi korban CSA akan mengalami trauma dan dia akhirnya menjadi pelaku CSA.

“Sekecil apa pun, kekerasan akan berkurang bila ada perlindungan terhadap korban, karena itu saya berharap psikolog dari IAIN ikut terjun melakukan advokasi, karena psikolog dari IAIN akan menggunakan pendekatan agamis yang lebih menyentuh,” harapnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Januari-Mei, Kasus Pelecehan Seksual Anak Meningkat"