Janjikan Gandakan Uang, Seorang Dukun Palsu Masuk Tahanan

SIDOARJO (Suarakawan.com) – Moh Nizar (38),warga Desa Kuto Winangun Kecamatan Tingkir, Salatiga, Jawa tengah, terpaksa harus mendekam di tahanan Mapolsek Sukodono. dibekuknya tersangka ini terkait penipuan yang telah dilakukanya kepada korbanya yang bernama Widoyoko (40),warga Perumahan Taman Aloha Desa Ketapang Kecamatan Sukodono.

Penangkapan tersangka sendiri dilakukan saat ia bermalam di Hotel Prambanan Desa medaeng Kecamatan Waru- Sidoarjo, beserta barang buktinya berupa uang Rp 10 juta milik korban. senin(27/5) kemarin

Menurut Kapolsek Sukodono AKP Redik Tribawanto, saat dimintai keterangan mengatakan, bahwa awalnya korban minta pada temannya,yang bernama Budi, untuk mencarikan orang yang bisa menggandakan uang. Kemudian, oleh Budi, korban dikenalkan ke Moh Nizar.

“setelah kenal, tersangka Moh Nizar bertemu sendiri dengan korban di rumah korban dan janji bisa menggandakan uang. Dari uang Rp 50 juta, bisa digandakan Rp 2 miliar.,” ujar kapolsek, selasa 28/5)

Namun tersangka, tak hanya datang sendiri, melainkan dengan 2 temannya.dengan alasan melakukan ritual di rumah korban, Namun bukan uang Rp 50 juta yang diserahkan korban ke tersangka dan hanya Rp 10 juta yang akan digandakan. Sisanya Rp 40 juta, nanti masih dicarikan. Saat melakukan ritual di kamar rumah korban, tersangka bersama korban masuk kamar korban dengan membawa uang Rp 10 juta. Uang tersebut, dibungkus kain hitam dan di beri jampi-jampi.

Tak lama kemudian, korban diminta keluar kamar lebih dulu.Selang beberapa saat, tersangka juga keluar kamar dan pintunya ditutup serta disegel dan diberi kertas bertulisan “Raja” dan tersangka berpesan pintu kamar boleh dibuka jika sudah 3 hari kemudian dan pasti ada hasilnya.” Selesai mengadakan ritual tersangka pamitan pulang dan mengatakan kepada korban bahwa dirinya bermalam di Hotel Prambanan dengan alasan sambil menunggu sisanya Rp Rp 40 juta,” imbuh Kapolsek

Karena korban curiga, malam itu juga pintu kamar yang di jadikan tempat ritual tadi dibuka oleh korban dan melihat uang Rp 10 juta yang tadinya dibungkus kain hitam tidak ada,karena merasa ditipu akhirnya korban melaporkan ke Polisi.

“Kami masih memburu 2 teman tersangka. Karena tersangka belum juga memberirahukan nama dan alamatnya 2 temannya, maka kasusnya sudah boleh diekspos, dengan catatan tersangka masih menjalani pemeriksaan dengan maksud agar bersedia menunjukan 2 temannya yang kabur,” tambah kapolsek.

Kini tersangka beserta uang 10 juta milik korban sudah diamankan di Mapolsek Sukodono guna melanjutkan proses hukumnya. (dik/aca)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Janjikan Gandakan Uang, Seorang Dukun Palsu Masuk Tahanan"