Janji Kapolda Palsu? Jurnalis Demo Lagi

Lukman Rojak (Trans7) Korban Oknum Polisi Brutal

SURABAYA (suarakawan.com) -Pernyataan humas Polda Jatim Kombes Pol Rahmat Mulyana bahwa kasus pemukulan wartawan oleh oknum polisi “Brutal” saat membubarkan paksa aksi damai Falun Dafa tak akan ada proses hukum pidana bagi para polisi beberapa waktu silam menuai kekecewaan banyak pihak.

Hal ini menjadi perhatian serius beberapa organisasi profesi wartawan, diantaranya IJTI Jawa Timur, AJI Surabaya, Alwari Jawa Timur, melakukan desakan kembali kepada Kapolda Jatim.

“Rencananya kami akan melakukan aksi pada Rabu pagi ini (25/05), mendesak Kapolda untuk memakai UU Pers agar menjerat hukuman pidana pada pelaku,” kata Rangga Umara, Pjs AJI Surabaya, kepada suarakawan.com.

Diketahui, Kapolda Jawa Timur,Irjend Pol Untung S Radjab, telah menolak pemakaian UU Pers untuk menjerat anggotanya agar mendapat sanksi pidana, ironisnya Kapolda Jawa Timur telah berjanji akan mengusut tuntas dan menindak tegas anggotanya yang terbukti terlibat dan memproses pidana juga.

“Aksi ini hanya mengingatkan janji Kapolda Jawa Timur,” imbuhnya.

Sementara itu, aksi pada hari ini  akan diikuti ratusan jurnalis baik dari media cetak, elektronik , dan online. Dan menjadi pusat aksi yakni di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Kami sudah melayangkan surat permohonan kepada Polda Jatim , Selasa malam (24/05),” tegas Rangga. (jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *