Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah Dorong Fandi Utomo Maju di Pilkada Jatim 2018

02 Jul 2016 // 05:35 // HEADLINE, PILGUB JATIM

IMG-20160701-WA0007

SURABAYA (suarakawan.com) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018, menjadi incaran para politikus. Satu persatu kader partai politik (parpol) tertarik untuk mencalonkan sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jatim.

Jika sebelumnya Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Ketua Umum DPW PKB Jatim, Halim Iskandar yang siap maju di Pilkada Jatim 2018. Kali ini, muncul nama Fandi Utomo, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Satu wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Menariknya, Fandi Utomo yang akrab dipanggil FU itu maju ke Pilkada Jatim 2108, setelah mendapat dukungan dari Jamaah Thoriqoh Sathoriyah An- Nadhliyah Indonesia. Sedangkan, Partai Demokrat belum secara resmi mengusung FU.

“Kami punya alasan kenapa mendukung FU. Salah satunya, kami menganggap FU mampu menyampaikan aspirasi rakyat dan layak untuk maju di Pilkada Jatim mendatang,” kata Pengurus Pusat (PP) Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An Nadhliyah, KH Muhammad Sofyan Al Mursyid kepada wartawan usai buka bersama di Kantor Pusat Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An Nadhliyah, Jalan Kiai Tambak Deres, Surabaya, Jumat (1/7).

Sebelumnya, saat mencalonkan diri sebagai DPR RI, FU juga mengunjungi kiai Sofyan. Di mata kiai Sofyan, FU mampu mengemban amanah sebagai wakil rakyat. “Saya melihat amanah-amanah selama menjadi wakil rakyat juga tersampaikan. Nah, tidak ada salahnya kami mendorong untuk maju,” tuturnya.

Namun demikian, kiai Sofyan mengaku dukungan ini tidak akan berarti jika partai yang menaunginya tidak menyambut dengan baik. Sebab, bisa maju atau tidaknya seseorang adalah tergantung dari kebijakkan internal partai. “Memang, tergantung nanti partainya bagaimana,” ucapnya.

Kepengurusn Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An-Nadhliyah sendiri tersebar di 29 Kabupaten/Kota di Jatim. Ada sekitar 3 juta orang yang tergabung dalam Jam’iyah Thoriqoh tersebut. Artinya, ada potensi pemilih yang realistis di Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An-Nadhliyah.

“Kalau diperkenankan untuk maju, kami siap mendukung. Ada sekitar 3 juta orang yang tergabung di Jam’iyah Sathoriyah An Nadhliyah se-Jatim. Itu baru pengurusnya saja,” paparnya.

Ia juga berani menjamin bahwa Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An Nadhliyah ini akan mengikuti perkataan sang Murayid. “Saya berani jamin. Karena mereka semua adalah santri saya. Kalau Pak Fandi berkenan maka siap mendukung,” ujarnya.

Kiai Sofyan juga mengatakan, dukungan kepada Fandi Utomo dalam maju Pilgub Jatim ini tanpa syarat. Termasuk siapa yang akan dipasangkan. “Kalau soal itu tergantung pak Fandi atau juga dari pihak partai. Kami siap mendukung,” pungkasnya.

FU sendiri mengakui telah mendapat dukungan dari Jam’iyah Thoriqoh Sathoriyah An Nadhliyah. “Malah, kiai Sofyan siap menggerakkan tiga juta anggotanya untuk mendukung saya bila nanti maju di Pilkada Jatim,” tandasnya. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini