Jaminan Bakal Calon Presiden Perancis Ditolak

Dominique Strauss-Kahn (kanan)

NEW YORK(suarakawan.com)-Bakal Calon Presiden Perancis dan juga Ketua IMF Dominique Strauss-Kahn bakal menghabiskan hari-harinya dibalik jeruji besi menjelang dan selama persidangan.

Pasalnya, meski dia membantah tuduhan melakukan serangan seksual dan percobaan perkosaan terhadap seorang pelayan di sebuah hotel New York, permintaan jaminan ditolak dan diperintahkan untuk tetap balik jeruji sebelum persidangan.

Strauss-Kahn, 62, yang mengenakan jas hujan hitam dan kemeja berwarna biru muda mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan dalam ruang sidang Manhattan pada Senin (16/05).

“Dia membantah tuduhan tersebut. Dia dianggap tidak bersalah di bawah hukum,” kata pengacara Strauss-Kahn Benjamin Brafman hakim.

Seorang Jaksa mengatakan ini bukan pertama kalinya Strauss-Kahn, kepala Dana Moneter Internasional, terlibat dalam insiden yang sama dan berpendapat ia telah berusaha melarikan diri dari negeri ini melalui sebuah penerbangan.

Pembela protes, mengatakan mereka punya saksi yang akan bersaksi bahwa terdakwa tidak mencoba melarikan diri hotel dan sebenarnya bergegas untuk janji makan siang.

Hakim Melissa Jackson menolak tawaran jaminan sebesar $ 1.000.000 agar Strauss-Kahn bisa tinggal dengan putrinya di New York sampai sidang berikutnya pada hari Jumat.

“Ketika saya mendengar klien Anda berada di bandara JFK akan naik pesawat telah menimbulkan beberapa kekhawatiran,” kata Jackson.

Yang memberatkan, ini bukan pertama kalinya Strauss-Kahn ternoda oleh skandal.

Pada tahun 2008, ia ditemukan untuk berselingkuh dengan seorang ekonom IMF Hungaria, tetapi IMF menyimpulkan ia tidak memaksa wanita tersebut, walaupun mencatat perilakuĀ  Strauss-Kahn yang tidak pantas itu. (cna/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *