Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Jaga Asupan Buah dan Sayur Selama Berpuasa

10 May 2017 // 06:20 // HEADLINE, KESEHATAN

makan-sayur-130708-b

JAKARTA (suarakawan.com) – Tinggal beberapa minggu lagi umat muslim akan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selama berpuasa ada baiknya untuk tetap menjaga asupan sayur dan buah. Sebab, banyak manfaat yang didapatkan selama berpuasa dengan menjaga asupan tersebut.

Dokter spesialis gizi dr Rida Noor mengatakan sebenarnya pada saat berpuasa kebutuhan gizi harus tetap terpenuhi, terutama gizi yang berasal dari sayur dan buah. Hal itu tentu saja akan menjadi tantangan tersendiri bagi ibu-ibu dalam menyiapkan makanan untuk keluarganya.

Terlebih, apabila biasanya makan 3 kali sehari menjadi hanya saat sahur dan berbuka puasa. Sedangkan asupan buah dan sayur yang dianjurkan adlah lima porsi sehati.

“Untuk itu, buah dan sayur harus ada di setiap kali sahur dan berbuka puasa. Selebihnya, buah dan bisa dikonsumsi pada saat sebelum tidur,” ungkap dr Rida di Jakarta, baru-baru ini.

Dr Rida menjelaskan banyak manfaat yang didapatkan dengan tetap mengonsumsi sayur dan buah pada saat berpuasa, yaitu mampu membuat rasa kenyang lebih lama apabila mengkonsumsi buah dan sayur pada saat sahur.

Hal itu karena buah sifatnya fruktosa sehingga glukosanya tidak meningkat dengan cepat, ditambah lagi indeks glikemiknya rendah membuat gula darah tetap stabil. Sebab, apabila mengkonsumsi makanan yang tinggi glikemik akan membuat cepat lapar.

“Menjaga konsumsi buah dan sayur selama berpuasa juga membantu kontrol gula darah kita selama puasa. Sehingga terhindar dari hipoglikemi, terutama pada orang penderita diabetes melitus,” jelas dr Rida.

Tidak hanya itu, lanjut dr Rida, manfaat tetap mengonsumsi buah dan sayur pada saat berpuasa adalah menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit dan segar. Hal itu karena mengingat dalam buah dan sayur mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam menjaga daya tahan tubuh. Apabila dalam satu bulan kebutuhan buah dan sayur tidak terpenuhi maka akan memengaruhi ketahanan tubuh.

“Itu karena selama berpuasa, tubuh dalam kondisi agak stres karena biasanya makan. Tapi saat berpuasa kita tidak makan dalam waktu yang lama,” ujarnya.

Dr Rida menambahkan berbuka puasa dengan meminum jus juga baik dilakukan. Namun, lanjut dia, ada baiknya apabila mengonsumsi jus tanpa memggunakan gula tambahan. Alhasil, rasa manis yang dihasilkan merupakan asli dari buahnya saja. Dengan mengkonsumsi jus, indeks glikemiknya tetap rendah.

“Jika kita berbuka dengan indek glikemik tinggi kita akan makan lebih banyak pada saat berbuka,” paparnya.(bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini