Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Isu Ahok Masuk Jika Reshuffle Kabinet, Begini Reaksi Presiden Jokowi

26 Apr 2017 // 08:04 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN, PUSAT

jokowi ahok

JAKARTA (suarakawan.com) – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk dalam wacana beberapa pengamat politik, jika terjadi reshuffle kabinet Jokowi, bisa menduduki pos salah satu menteri setelah dalam hitung cepat Pilkada DKI Jakarta lalu Ahok-Djarot kalah dari pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, salah satu posisi menteri kabinet Jokowi yang berpeluang diisi Ahok, menurut dia, adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang kini dijabat Asman Abnur dari Partai Amanat Nasional. Terlebih menteri dari PAN rawan digeser karena kerap kali berseberangan dengan pemerintah.

“Masuk akal kalau PAN yang dibidik, di antaranya karena di tengah gejolak politik yang luar biasa ini PAN bukannya di sisi Presiden Joko Widodo tapi malah berhadapan,” katanya.

Rumor perombakan kabinet dalam waktu dekat ini segera dibantah Jokowi. “Tidak ada reshuffle. Tidak hari ini, minggu ini, atau bulan ini,” katanya, kepada para wartawan seusai menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Pesantren Alhikamussalafiyah Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4).

Ketika disinggung soal posisi Basuki Tjahaya Purnama yang digadang-gadang sebagian masyarakat masuk kabinet pasca kekalahan dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dia pun tidak berencana membawa inkumben Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Kabinet Kerja. Dirinya ingin Ahok fokus dahulu mengerjakan sisa-sisa tugasnya hingga dilantiknya Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan, pada Oktober nanti.

“Pak Ahok–panggilan akrab Basuki Tjahaja Purnama–kan masih menjabat gubernur sampai Oktober 2017,” kata Jokowi. (tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini