Inflasi Nasional 0,67 Persen, Jatim 0,62 Persen

inflasi

SURABAYA (suarakawan.com) – Indeks Harga Konsumen atau inflasi nasional pada bulan Juli mencapai 0,67 persen. Angka ini naik tipis daripada inflasi bulan Juni yang hanya 0,55 persen. Sementara inflasi Nasional tahun kalender mulai Januari hingga Juli mencapai 1,74 persen.

Sedangkan di Jatim, inflasi pada bulan Juli mencapai 0,62 persen. Sedikit lebih rendah dari inflasi nasional. “Dari 10 kota amatan di jatim,  semua kota mengalami inflasi. Tertinggi di Probolinggo  sebesar 0,92 persen dan terendah Jember 0,22 persen,” papar Kepala BPS Jatim Irlan Indrocahyo, Senin (01/08).

Dari survei BPS, inflasi di jatim terjadi karena kenaikan harga pada kelompok makanan sebesar 1,59 persen, sandang naik 0,97 persen. komoditas yang memberikan sumbangan tersebsar adalah beras, daging ayam ras, emas perhiasan.

“Untuk mengantisipasi kenaikan harga agar tak terjadi inflasi yang berlebihan, Bulog menyatakan siap melakukan operasi pasar beras jika ada daerah yang meminta,” imbuh Irlan.

Di Pulau Jawa, enam kota yang merupakan ibukota provinsi semua mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di serang sebesar 1,24 persen, Yogyakarta 0,90 persen, Semarang sebesar 0,67 persen, Jakarta sebesar 0,61, Surabaya sebesar 0,54 persen dan terendah di Bandung yaitu 0,51 persen. (nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Inflasi Nasional 0,67 Persen, Jatim 0,62 Persen"