INES Naikkan Level Bahaya Nuklir Samai Chernobyl

1 komentar 17 views

SENDAI – Badan Keselamatan Industri Nuklir Jepang menaikkan level bahaya nuklir akibat meledaknya PLTN Fukushima Daiichi di Fukushima, 240 km utara Tokyo.

Berdasarkan International Nuclear Event Scale (INES),level tujuh adalah yang tertinggi dan telah menyamai tingkat bahaya Chernobyl pada 1986. Meskipun levelnya sama, bahaya akibat kebocoran di Fukushima jauh lebih aman dibanding Chernobyl.

“Kami terpaksa menaikkan level bahaya ke level 7 karena kebocoran radiasi telah menyebar melalui udara, sayuran, air, dan samudera,” kata wakil direktur Agensi Keamanan Nuklir dan Industri (NISA) Jepang, Hidehiko Nishiyama, Selasa (12/4).

Penetapan level tertinggi itu keluar saat Jepang bersiap mengevakuasi lebih banyak orang yang menetap di sekitar PLTN, dalam radius 20 kilometer zona evakuasi.

Pejabat NISA itu menambahkan salah satu faktor yang mendorong dinaikkannya level bahaya ini adalah jumlah radiasi yang telah dilepaskan ke atmosfer. Level tertinggi ini menandakan bahwa peristiwa ini merupakan bencana besar dengan konsekuensi lebih luas lagi.

Menurut NISA, saat ini sekitar 370 ribu terabecquerel (terabq) bahan radioaktif Iodine 131 (I-131) dan Cesium 137 (Cs-137) telah dilepaskan PLTN. Sehingga total telah terlepas 630 ribu terabq total I-131dan Cs-137.

Satu terabq setara dengan satu miliar bq. Jumlah itu, menurut anggota komisi nuklir Jepang, masih 10% dari jumlah I-131 dan Cs-137 yang dilepaskan reaktor di Chernobyl. Pada Chernobyl partikel mengandung bahan radioaktfi yang dilepaskan sebesar 5,2 juta terabq.

Menurut Nishiyama tidak ditemukan korban jiwa akibat terpapar radiasi di Fukushima. Berbeda dengan di Chernobyl yang menewaskan 29 orang.

Nishiyama menambahkan ledakan di Fukushima terjadi karena penumpukan hidrogen akibat penggunaan air mendinginkan reaktor. Penyebab ledakan Fukushima sangat kontras dengan Chernobyl. Reaktor Chernobyl meledak sendiri karena kesalahan prosedur.

Meskipun level bahaya telah naik ke level tertinggi, pemerintah mengklaim kondisi PLTN semakin stabil. “Emisi dari substansi radiaoktif berangsur-angsur menunjukkan tren penurunan,” kata Perdana Menteri Jepang Naoto Kan. (Reuters/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "INES Naikkan Level Bahaya Nuklir Samai Chernobyl"