Indonesia Posisi Pertama dalam Belanja Makanan Halal

menag

JAKARTA (suarakawan.com) – Global Islamic Economy Indicator 2017 belum lama ini merilis daftar negara dengan konsumen industri halal terbesar di dunia. Indonesia masuk dalam 10 besar negara tersebut. Bahkan, Indonesia menempati posisi pertama dalam belanja makan halal.

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pemerintah memiliki proyeksi untuk masuk dalam kategori 10 besar negara dengan jumlah produsen halal terbanyak di dunia.

“Pasalnya, Indonesia merupakan salah satu negara Muslim terbesar di dunia,” kata Lukman.

Menurutnya, untuk meningkatkan jaminan produk halal, pemerintah membentuk BPJPH. Adanya lembaga ini, lanjut Lukman, sebagai stimulan untuk membangkitkan dan menggairahkan perkembangan industri halal di Tanah Air.

“Saya berharap BPJPH segera melakukan konsolidasi tugas dan fungsi badan ini, menyangkut perangkat kelembagaan, infrastruktur regulasi, prosedur kerja, layanan sertifikasi, sistem pengawasan maupun aspek pengembangan kerja sama domestik dan global,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’aruf Amin mengatakan, pihaknya menyambut baik kehadiran BPJPH. “Jadi, MUI hanya punya kewenangan proses sertifikasi, sedangkan proses pengawasan di luar tanggung jawab MUI,” kata Ma’aruf.

Menurutnya, dalam konteks ekonomi global, perkembangan industri halal dewasa ini telah menjadi tren dunia. “Saya yakin hal itu akan tercapai dengan adanya dukungan, kerja sama, sinergitas dan kebersamaan semua pihak,” tandasnya.(bs/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Indonesia Posisi Pertama dalam Belanja Makanan Halal"