IHSG Berpotensi Menguat

Bursa Efek Indonesia

SURABAYA (suarakawan.com) – IHSG hari ini berpotensi menguat didorong ekspektasi positif terhadap kinerja semester I. Namun demikian, penurunan Wall Street menjadi faktor pengahambat kenaikan IHSG.

Kurs :

* Dolar AS : Rp  8.524 (0,0%)
* Poundsterling : Rp 13.875,9(+0,03%)
* Euro : Rp 12.249(-0,25%)
* Dolar Australia : Rp 9.227 (-0,11%)
* Yen : Rp 109 (+0,42%)

Sementara itu, indeks bursa Wall Street ditutup melemah didorong oleh gagalnya kongres menyepakati kenaikan batas utang AS. Masih belum disepakatinya batas utang AS membuat potensi gagal bayar utang menjadi lebih besar.

Jika sampai dengan 2 Agustus kesepakatan ini belum tercapai maka AS tidak mempunyai cukup uang untuk membayar semua kewajibannya. Jika hal ini terjadi maka akan berdampak buruk terhadap pasar keuangan. Suku bunga akan naik dan akan menambah biaya yang dikeluarkan emiten, dan akan menyebabkan pelemahan Wall Street.

Saham-saham yang masuk dalam kategori top loser seperti: Boeing Company (BA) -1,87%, The Travelers Companies (TRV) -1,62% dan Procter & Gamble Company (PG) -1,46%. Pada Senin (25/7) Indeks Dow Jones -0,70% ke level 12.592, Nasdaq -0,56% ke level 2.842 dan Indeks S&P 500 -0,56% ke level 1.337 .

Bursa Jepang bergerak menguat pagi ini didorong oleh ekspektasi positif kinerja perusahaan pada semester I. Indeks Nikkei menguat 12,8 poin (0,13%) di posisi 10.062,8 poin. Indeks Topix menguat 0,37% menjadi 865,09 basis poin.(ift/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *