IHSG Berpotensi Melemah Akibat Krisis Eropa

Tidak ada komentar 9 views

Bursa Efek Indonesia

JAKARTA (suarakawan.com) – IHSG hari ini berpotensi melanjutkan pelemahannya didorong kekhawatiran terhadap dampak krisis utang Eropa yang meluas ke negara lainnya di kawasan tersebut.

Indeks bursa Wall Street ditutup melemah didorong oleh kekhawatiran akan meluasnya krisis utang Eropa. Krisis utang Eropa dikhawatirkan akan meluas ke nagara Eropa lainnya seperti Italia dan Spanyol. Hal ini terlihat dari adanya kenaikan signifikan bond yield kedua negara tersebut. Kenaikan bond yield ini menandakan bahwa sedikit investor yang mau memegang surat utang kedua negara tersebut.

Berita emiten datang dari American International Group Inc yang mengatakan akan memutuskan hubungan kerja kepada satu atau lebih bank yang selama ini digunakan untuk penawaran saham perdana. Pemutusan hubungan ini mengakibatkan harga saham perusahaan turun sebesar 3,6%.

Saham-saham yang masuk dalam kategori top loser seperti: Bank of America (BAC) -3,27%, JP Morgan Chase (JPM) -3,22%, dan Hewlett-Packard Company (HPQ) -3,12%. Pada Senin (11/7) Indeks Dow Jones -1,20% ke level 12.505, Nasdaq -2,00% ke level 2.802 dan Indeks S&P 500 -1,81% ke level 1.319 .

Sedangakn bursa Jepang bergerak melemah pagi hari ini. Penurunan mengikuti penurunan bursa global menyusul sentimen negatif dari kekhawatiran krisis utang Eropa dapat meluas ke Italia dan negara Eropa lainnya.

Indeks Nikkei melemah  146,88 poin (-1,45%) di posisi 9923,71 poin. Indeks Topix melemah 1,25% menjadi 859,23 basis poin.

Saham-saham yang melemah :  Nippon Kayaku melemah 0,81% menjadi 858 yen dan Mitsubishi Chemical melemah 1,01% menjadi 586 yen. (ift/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "IHSG Berpotensi Melemah Akibat Krisis Eropa"