Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Hingga 2018, Jokowi Targetkan Bangun 107 Rusun untuk Santri

14 Aug 2017 // 05:02 // HEADLINE, PENDIDIKAN

santri

JEMBER (suarakawan.com) – Presiden Joko Widodo mencanangkan satu juta rumah bukan hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah, pekerja, prajurit TNI, Polri dan mahasiswa. Namun juga bagi para santri yang tersebar di pesantren-pesantren di Tanah Air pada 29 April 2015.

“Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan 107 rumah susun pondok pesantren dalam rentang waktu 2015-2018. Jumlah unitnya 3.040 dan anggarannya mencapai Rp946,1 miliar,” kata Presiden Joko Widodo, seperti diberitakan Senin (14/8).

Menurut Jokowi, beberapa rusun yang selesai dibangun antara lain Rusun Pondok Pesantren Ulum di Semarang, Jawa Tengah, Rusun Ponpes Al Hidayah di Banyumas, Jawa Tengah, Rusun Ponpes di Dusun Maros di Sulawesi Selatan dan Rusun Ponpes Ponpes Darul Hikmah Tulungagung, Jawa Timur.

“Yang dibangun tahun ini adalah Rusun Santri Pondok Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Saya Sendiri memulai pembangunan rusun ini pada bulan Maret lalu,” katanya.

Selain itu, akan dibangun juga antara lain di Pidie Jaya, Mandailing Natal, Padang Pariaman, Lampung Timur, Ogan Komering Ulu Timur, Tasikmalaya, Magelang, Semarang, Ende, Madiun, Nganjuk, Pasuruan, Sintang, Hulu Sungai Selatan dan Bone.

“Jangan bayangkan rusun untuk santri ini seperti rumah biasa berkamar-kamar. Rusun ponpes dibangun dengan model mirip barak dilengkapi fasilitas kamar tidur, meja, lemari, listrik dan air bersih. Pada tiap lantai dapat menampung 72 orang,” kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, rusun santri sengaja dibangun dengan model barak agar para santri bisa belajar bertenggang rasa dengan para santri lainnya terutama dalam hal menjaga kebersihan dan ketertiban. Cara ini dipercaya bisa mendidik generasi muda agar terbiasa hidup di hunian vertikal. (viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini